close

Borneo Sucker

Jumat, 24 Agustus 2012


Borneo Sucker - Indonesia memiliki kekayaan alam yang melimpah, itu sebabnya terdapat berbagai macam keanekaragaman hewan, salahsatunya ikan hias. Ada berbagai macam ikan hias dengan keunikan yang beragam di Indonesia ini. Ikan hias yang satu ini biasa dipelihara untuk menjaga kebersihan aquarium atau kolam, karena ikan ini memakan lumut yang menempel pada kaca atau dinding kolam.


Borneo Sucker (sapu-sapu biola) adalah ikan hias asli Indonesia. Sesuai dengan namanya, ikan ini berasal dari Pulau kalimantan. Ikan bisa ditemukan di anak sungai yang berair deras, dengan kondisi lingkungan; PH 6.5,temperatur 20-24 derajat celcius dan kesadahan (GH) 5. Di sungai Riam kanan, Banjarmasin misalnya, ikan ini sering dijumpai terutama diakhir musim kemarau.

Borneo sucker telah beradaptasi dengan kehidupan di air deras. Dalam evolusinya dilingkungan seperti itu Borneo sucker membentuk semacam “alat penghisap” pada perut dan siripnya. Dengan demikian, ikan ini dapat menempelkan dirinya dengan aman pada bebatuan setempat tanpa takut hanyut terbawa arus.
Sepintas ikan ini mirip dengan ikan sapu-sapu (sucker mouth), meskipun demikian Borneo sucker bukan tergolong catfish sebagaimana halnya sapu-sapu, melainkan termasuk dalam famili Balitoridae. Dalam pemeliharaannya sebagai ikan hias, borneo sucker membutuhkan air yang memiliki kadar oksigen tinggi karena di habitatnya dia biasa hidup di sungai dengan air yang mengalir cukup deras.


Ukuran rata-rata Borneo sucker adalah 5cm jarang ditemui yang panjangnya lebih dari 6cm. Akan tetapi ada beberapa laporan yang menyebutkan bahwa ikan ini bisa mencapai panjang 10cm. Borneo sucker tergolong sangat aktif, oleh karena itu apabila anda mendapai ikan ini berdiam diri (terutama pada saat membeli) ada kemungkinan ikan tersebut “tidak beres”.

Di alam, Borneo sucker memakan algea (lumut) yang tumbuh di bebatuan sebagai makanannya. Oleh karena itu, sering ikan ini tidak cocok dipelihara di akuarium baru. Agar dapt memeliharnya dengan baik dan berkelanjutan sebaiknya disiapkan akuarium dengan bebatuan yang telah berlumut.

Borneo sucker sampai tahap tertentu mau menerima jenis pakan lain. Ada anggapan ikan ini cenderung bersifat karnivora, karena diduga di alam ikan ini mengkonsumsi juga larva serangga kecil dan udang-udangan. Oleh karena itu, Borneo sucker dapat menerima pakan berupa pelet,flake, pelet udang, pakan hidup atau pakan beku terutama bloodworm dan artemia. Meskipun demikian untuk pemeliharaan dalam jangka waktu lama atau keperluan pembiakan, pemberian makan dengan lumut sangat disarankan.

Mengingat Borneo sucker merupakan ikan yang berasal dari sungai berarus deras, maka setup akuarium dengan arus buatan sangat dianjurkan. Arus buatan ini dapat diciptakan dengan memodifikasi keluaran dari head pump sedemikian rupa, sehingga akan menghasilkan arus yang memadai.

Penentuan jenis kelamin pada Borneo sucker relatif sulit. Secara umum dapat disebutkan ukuran jantan sedikit lebih besar dibandingkan dengan betina. Moncong jantan cenderung lebih “persegi” dibandingkan moncong betina yang lebih “membulat”. Pada ikan jantan ditemukan dua tonjolan “hidung” pada setiap sisi moncong. Tonjolan ini akan tampak semakin jelas pada masa kawin. Warna jantan lebih cerah. Menjelang masa kawin ikan jantan pada umumnya akan aktif membuat sarang, yaitu dengan cara menggali kerikil atau pasir dengan menggunakan ekornya secara aktif.
Share this article :

Baca Juga Yang Lainya...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Terima kasih sudah Mengunjungi Zona Ikan. Komentar, Kritik & Saran Anda adalah Inpirasi untuk Blog ini supaya lebih maju .

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Info Ikan

More on this category »

Ikan Hias

More on this category »

Teknik Mancing

More on this category »

Alat Pancing

More on this category »
 
Copyright © 2011. Zona Ikan - All Rights Reserved
Template Customized by Ardianto Yuli
Proudly powered by Tawon19