close

Lumba-lumba

Sabtu, 13 Oktober 2012


Lumba-lumba adalah mamalia laut yang sangat cerdas, selain itu sistem alamiah yang melengkapi tubuhnya sangat kompleks. Sehingga banyak teknologi yang terinspirasi dari lumba-lumba. Salah satu contoh adalah kulit lumba-lumba yang mampu memperkecil gesekan dengan air, sehingga lumba-lumba dapat berenang dengan sedikit hambatan air. Hal ini yang digunakan para perenang untuk merancang baju renang yang mirip kulit lumba-lumba.


Lumba-lumba memiliki sebuah sistem yang digunakan untuk berkomunikasi dan menerima rangsang yang dinamakan sistem sonar, sistem ini dapat menghindari benda-benda yang ada di depan lumba-lumba, sehingga terhindar dari benturan. Teknologi ini kemudian diterapkan dalam pembuatan radar kapal selam. Lumba-lumba adalah binatang menyusui. Mereka hidup di laut dan sungai di seluruh dunia. Lumba-lumba adalah kerebat paus dan pesut. Ada lebih dari 40 jenis Lumba-lumba.

Bayi lumba-lumba yang baru lahir akan dibawa ke permukaan oleh induknya agar bias menghirup udara. Lumba-lumba perlu naik ke permukaan untuk bernafas supaya tetap hidup. Lumba-lumba bernafas melalui lubang udara yang terletak di atas kepalnya. Tubuhnya yang licin dan ramping sangat sesuai untuk berenang. Induk Lumba-lumba menyusui anaknya dengan susu yang gurih dan menyediakan energi bagi anaknya supaya cepat besar. Setiap anak lumba-lumba selalu berada di dekat induknya, sehingga ibunya bisa melindungi dari bahaya. Lumba-lumba selalu menjaga hubungan dengan anaknya hingga tumbuh semakin besar. Induk lumba-lumba memanggil anak anaknya dengan siulan khusus yang bisa mereka kenali.

Lumba-lumba hidup dan bekerja dalam kelompok atau disebut kawanan. Mereka sering bermain bersama. Seekor lumba-lumba tidak bisa tidur nyenyak di bawah air. Ia bisa tenggelam. Oleh karena itu, ia setengah tidur beberapa saat dalam sehari. Lumba-lumba makan cumi dan ikan seperti ikan mullet abu-abu. Kadang kadang Lumba-lumba menggiring kawanan ikan agar mudah ditangkap. Lumba-lumba mencari jalan dengan mengirimkan suara didalam air. Jika suara itu mengenai suatu benda, suara itu akan dipantulkan kembali sebagai gema. Kadang kadang, suara gaduh di laut akibat pengeboran minyak dapat membingungkan Lumba-lumba. Mereka akan mengalami kesulitan dalam mengirim dan menerima pesan.



Manusia senantiasa tertarik dengan kisah lumba-lumba. Bangsa Romawi telah membuat gambar mozaik Lumba-lumba sekitar 2.000 tahun lalu. Sekarang, manusia senang berenang di laut bersama binatang yang pandai dan bersahabat seperti lumba-lumba. Lumba-lumba harus berhati hati terhadap ikan hiu yang mungkin menyerang mereka sewaktu waktu. Mereka melindungi diri dengan gigi giginya, terkadang mereka menggunakan paruhnya sebagai pelantak. Manusia dapat menjala banyak sekali ikan bagi lumba-lumba untuk makanannya. Kadang kadang, lumba-lumba tertangkap oleh jaring nelayan. Mereka tidak dapat menghirup napas di permukaan, akibatnya mereka tenggelam. Ketika bahan kimia yang berbahaya dibuang ke laut, limbah itu bisa meracuni makanan yang dimakan Lumba-lumba. Pembangunan waduk di sungai dan pengeringan danau hanya menyisakan sedikit tempat bagi binatang seperti lumba-lumba Brazil untuk hidup.

Lumba-lumba tergolong sebagai mamalia yang cerdas. Lumba-lumba dapat menolong manusia, bila lumba-lumba sudah terlatih, bahkan lingkaran api pun dapat mereka terobos. Singa laut, spesies primata, ikan paus dan anjing juga termasuk binatang yang cerdas. Lumba-lumba yang sudah terlatih dapat melakukan berbagai atraksi dan mereka juga dapat berhitung, tetapi Lumba-lumba liar belum dapat melakukan berbagai atraksi. Sekarang ini, lumba-lumba dan ikan paus sudah langka, maka lumba-lumba dan ikan paus harus dilindungi. Lumba-lumba dan ikan paus telah mulai dilindungi di seluruh dunia.

Taksonomi

  • Suborde Odontoceti, toothed whales
    • Familia Delphinidae, Lumba-Lumba Samudra
      • Genus Delphinus
        • Lumba-lumba moncong panjang, Delphinus capensis
        • Lumba-lumba moncong pendek, Delphinus delphis
      • Genus Tursiops
        • Lumba-lumba hidung botol, Tursiops truncatus
        • Indo-Pacific Bottlenose Dolphin, Tursiops aduncus
      • Genus Lissodelphis
        • Northern Rightwhale Dolphin, Lissodelphis borealis
        • Southern Rightwhale Dolphin, Lissiodelphis peronii
      • Genus Sotalia
        • Tucuxi, Sotalia fluviatilis
      • Genus Sousa
        • Indo-Pacific Hump-backed Dolphin, Sousa chinensis
          • Lumba-lumba putih China (jenis dari China), Sousa chinensis chinensis
        • Lumba-Lumba bongkok Atlantik, Sousa teuszii
      • Genus Stenella
        • Atlantic Spotted Dolphin, Stenella frontalis
        • Clymene Dolphin, Stenella clymene
        • Pantropical Spotted Dolphin, Stenella attenuata
        • Spinner Dolphin, Stenella longirostris
        • Lumba-lumba belang, Stenella coeruleoalba
      • Genus Steno
        • Rough-Toothed Dolphin, Steno bredanensis
      • Genus Cephalorynchus
        • Lumba-lumba Chili, Cephalorhynchus eutropia
        • Commerson’s Dolphin, Cephalorhynchus commersonii
        • Heaviside’s Dolphin, Cephalorhynchus heavisidii
        • Hector’s Dolphin, Cephalorhynchus hectori
      • Genus Grampus
        • Risso’s Dolphin, Grampus griseus
      • Genus Lagenodelphis
        • Fraser’s Dolphin, Lagenodelphis hosei
      • Genus Lagenorhyncus
        • Lumba-Lumba bersisi putih Atlantik, Lagenorhynchus acutus
        • Dusky Dolphin, Lagenorhynchus obscurus
        • Hourglass Dolphin, Lagenorhynchus cruciger
        • Lumba-Lumba bersisi putih Pasifik, Lagenorhynchus obliquidens
        • Peale’s Dolphin, Lagenorhynchus australis
        • Lumba-lumba moncong putih, Lagenorhynchus albirostris
      • Genus Orcaella
        • Australian Snubfin Dolphin, Orcaella heinsohni
        • Pesut, Orcaella brevirostris
      • Genus Peponocephala
        • Melon-headed Whale, Peponocephala electra
      • Genus Orcinus
        • Paus Pembunuh, Orcinus orca
      • Genus Feresa
        • Paus Pembunuh Kerdil, Feresa attenuata
      • Genus Pseudorca
        • Paus Pembunuh palsu, Pseudorca crassidens
      • Genus Globicephala
        • Long-finned Pilot Whale, Globicephala melas
        • Short-finned Pilot Whale, Globicephala macrorhynchus
    • Familia Platanistoidea, Lumba-Lumba Sungai
      • Genus Inia
        • Boto (Lumba-Lumba Sungai Amazon), Inia geoffrensis
      • Genus Lipotes
        • Lumba-Lumba Sungai China (Baiji), Lipotes vexillifer
      • Genus Platanista
        • Lumba-Lumba Sungai Gangga, Platanista gangetica
        • Lumba-Lumba Sungai Indus, Platanista minor
      • Genus Pontoporia
        • La Plata Dolphin (Franciscana), Pontoporia blainvillei
Enam hewan dalam famili Delphinidae umumnya disebut “paus”. Mereka terkadang disebut “blackfish” (ikan hitam):
  • Melon-headed Whale, Peponocephala electra
  • Paus Pembunuh, Orcinus orca disebut juga Seguni
  • Paus Pembunuh kerdil, Feresa attenuata
  • Paus Pembunuh palsu, Psudoorca crassidens
  • Long-finned Pilot Whale, Globicephala melas
  • Short-finned Pilot Whale, Globicephala macrorhynchus
Share this article :

Baca Juga Yang Lainya...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Terima kasih sudah Mengunjungi Zona Ikan. Komentar, Kritik & Saran Anda adalah Inpirasi untuk Blog ini supaya lebih maju .

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Info Ikan

More on this category »

Ikan Hias

More on this category »

Teknik Mancing

More on this category »

Alat Pancing

More on this category »
 
Copyright © 2011. Zona Ikan - All Rights Reserved
Template Customized by Ardianto Yuli
Proudly powered by Tawon19