close

Teknik Memancing Ikan Mas

Jumat, 16 November 2012

 
Teknik Memancing Ikan Mas - Untuk meningkatkan kepekaan gigitan ikan mas, gunakan kenur super. Kenur berteknologi tinggi ini memiliki diameter kecil untuk kekuatan yang sama pada kenur monofilament. Braided Line atau kenur super ini memiliki sifat low stretch (daya renggang/mulur yang rendah) sehingga meningkatkan kepekaan, memudahkan tertancapnya mulut ikan artinya tidak memerlukan sentakan yang terlalu keras, diameter yang kecil meningkatkan kamuflase atau dengan kata lain meminimalkan bayangan kenur yang dapat terlihat ikan. Namun sangat disarankan kenur super ini untuk dipadukan dengan joran dan penggulung yang dikhususkan untuk kenur super agar didapat performanya yang maksimal, sebagai contoh 
 
Spider Wire dari Spectra 10 lb ~ 15 lb test dengan Spider Cast Rod dan Spider Cast Reel SC 30 produk Mitchell. Maka sensasi kenur super dapat secara maksimal diterapkan. Namun jika hanya ingin merasakan kehebatan kenur super ini, harap digunakan joran yang agak lentur, kurangi tekanan drag dan mainkan secara lembut ketika menyentak atau memainkan ikan.
* Selain kenur super di atas tadi, untuk meningkatkan kepekaan terhadap sambaran atau gigitan ikan. Gunakanlah jari telunjuk, sambil memegang joran sentuhlah kenur yang keluar dari penggulung dengan telunjuk. Ikan yang gigitannya halus sekalipun akan dapat dirasakan jari anda.
* Biasakanlah setelah melontar umpan untuk tidak segera mengencangkan kenur. Tutup bail arm penggulung yang dibuka saat akan melontar tadi. Pegang dahulu joran atau dapat juga di taruh di tatakan joran. Perhatikan kenur yang mengambang di air, gulung sedikit untuk meluruskan kenur. Biarkan kenur perlahan-lahan tenggelam mulai dari tempat yang jauh. Sesaat setelah melontar tadi adalah awal waktu untuk memperhatikan kenur tersebut, karena sering sekali ikan mas di empang galatama menyambar umpan yang baru terjatuh memecah air. Lihat gerakan kenur yang maju secara perlahan atau cepat, gerakannya seperti ular atau kereta yang bergerak maju, inilah saat yang tepat untuk strike (menggentak joran).
* Pernahkah anda melihat seorang pegalatama yang sedang mengketuk-ketuk gagang dari joran yang bersandar di cagaknya. Tindakan menggedor joran ini bukan tanpa sebab, bukan juga karena pemancing sedang stres karena tidak ditarik ikan. Ketukan pada batang joran akan mengirimkan getaran-getaran lewat kenur langsung menuju umpan. Seandainya joran didiamkan saja, lalu ada ikan mas yang secara halus menyedot umpan namun segera memuntahkannya kembali karena menyadari umpan tersebut memiliki beban akibat pemberat atau kenur. Maka apabila pemancingnya saat itu aktif menggedor joran maka ikan yang sedang menyedot umpan itu akan dikagetkan oleh getaran yang diterimanya hingga membuat ikan tersebut lari menjauh sambil berusaha memuntahkan umpan dan gerak larinya ikan justru membuat kail tertancap dengan sendirirnya di mulut ikan.
* Jangan abaikan gelembung-gelembung udara atau rembesan yang berputar-putar di sekitar dinding kolam bagian dek atau tidak jauh di depan lapak. Memang tak dapat dipastikan apakah itu ikan mas atau ikan mas yang berukuran super, namun tak ada salahnya dicoba. Umpan bom sebaiknya jangan ditempelkan ke rangkaian, cukup taburkan ke arah rembesan tadi. Gunakan umpan yang kecil saja, kalau bisa turunkan umpan secara perlahan agar tak mengagetkan ikan. Setelan drag harap dikurangi. Miringkan joran atau perkecil sudut yang dihasilkan kenur dan dakar kolam sehingga arah kenur menjadi miring atau tidak tegak lurus, sabarlah karena ikan tidak segera memakan umpan. Gerakan-gerakan kecil ujung joran yang menukik ke air menandakan keberadaan ikan. Jangan digentak dulu kecuali bila benar-benar yakin, karena gerakan yang tadi itu akibat kenur yang tersenggol ikan atau ikan sedang menggoser atau membersihkan dasar kolam dengan sirip dan bagian bawah badannya. Gantilah bila beberapa saat umpan tak dimakan. Kesabaran akan berhasil bila tiba-tiba ujung joran menukik deras atau ril yang menjerit karena kenur dilarikan ikan.
SUMBER: iwandi
masih ada lagi nihhh heheh
Memancing ikan di kolam atau empang adalah salah satu hobi yang umumnya digemari para pria, baik yang masih lajang maupun berkeluarga. Selain asyik dan santai untuk dijadikan kegiatan saat libur, siapa tahu beruntung mendapatkan ikan cukup besar untuk dibawa pulang?
Secara awam, memancing ikan terlihat mudah saja. Tinggal lemparkan kail yang telah diberi umpan, biarkan ikan memakan umpan, lalu angkat. Padahal kenyataannya tidak seperti itu, karena memancing juga perlu keahlian khusus.
Teknik memancing yang baik, sangat diperlukan, apalagi jika Anda ingin ikut lomba. Berlatihlah dan pengalaman akan mengajarkan Anda teknik yang benar dan efektif. Berikut beberapa trik yang bisa Anda ikuti:
ISYARAT PELAMPUNG :
Perlu diperhatikan, tiap ikan mas tidak ada yang sama cara makannya. Perbedaan ini menghasilkan gerakan pelampung yang berbeda pula.
Ikan berukuran 1 kg (disebut ikan rame) biasanya makan dengan cara yang kasar, pelampung akan langsung tenggelam saat umpan disambar, segera gentakkan joran.
Untuk ikan mas yang besar atau yang makannya terlalu penakut, gerakan pelampung mungkin hanya sekali saja, bila saat itu lengah, maka Anda hanya akan mendapatkan umpan habis termakan.
Berikut gerakan pelampung tanpa umpan termakan:
1. Ikan mas besar biasanya lebih waspada, ia akan makan umpan yang ada di depannya tetapi bila dirasa sesuatu menghalangi seperti mata kail, kenur dan lainnya, ikan tersebut akan menyemburkan kembali umpan. Sehingga gerakan ini akan menghasilkan satu gerak saja pada pelampung.
2. Diasumsikan pelampung yang Anda pakai terbuat dari bulu ayam merak. Bila pelampung dengan umpan di dasar air tegak lurus (pengukuran kedalamannya tepat), maka pelampung Anda akan naik satu ruas dari batas air. Dan bila jarak pelampung dengan umpannya miring (pengukuran kedalamannya dilebihkan), maka pelampung akan tenggelam satu ruas. Dua kondisi tadi menandai Anda untuk segera menggentak joran.
Isyarat pelampung berikut ini, jelas-jelas menandakan umpan sedang dimakan, dan Anda harus segera menggentak joran, diilustrasikan sebagai berikut :
- Pelampung bergerak turun naik dengan cepat seperti gerakan mesin jahit : Anda harus segera menggentak joran!
- Pelampung bergerak turun naik dengan cepat, kemudian menghilang: Gerakan pelampung ini juga menunjukkan bahwa umpan sedang dimakan.
- Pelampung bergerak naik lalu tiba-tiba rebah kemudian terseret atau menghilang: Awas! Ikan sedang makan umpan.

ISYARAT KENUR :
Pada rangkaian glosor atau kenur bebas (free lining) lainnya, gerakan umpan yang dimakan ikan, getarannya langsung disalurkan ke kenur.
- Setelah umpan dilontarkan, gulung kenur sedikit, taruhlah joran pada cagak joran (rod rest), atur kenur agar menegang namun janganlah terlalu kencang, agak kendor sedikit.
- Perhatikan kenur yang memasuki air karena di sini getarannya dapat terlihat jelas.
Ada 2 kondisi Anda harus segera menggentak joran :
1. Tanpa isyarat awal, tiba-tiba saja kenur terangkat dan bergerak menjauh.
2. Kenur yang tegang tadi tiba-tiba menjadi kendor.
Keadaan lain yang dapat dideteksi, misalnya kenur bergerak-gerak mengencang dan mengendur, gerakan yang amat halus dan dapat dirasakan dengan memposisikan jari telunjuk pada kenur.
Pada keadaan ekstrim, joran turut tercebur ke air sehingga disarankan mengikatkan tali pengaman pada joran, bila memancing di danau atau perairan dalam.
MENGENTAK JORAN :
Agar ikan dapat terkait saat umpan dimakan, Anda perlu menggentak joran (strike), terutama bila menggunakan pelampung. Gerakan ini, dapat digolongkan sebagai gerakan refleks. Agar mendapatkan gerakan refleks, tangan Anda harus terus dilatih untuk segera meraih joran. Caranya:
1. Raih joran dengan memegangnya pada pangkal joran, tepat didudukan ril penggulung.
2. Posisi jari telunjuk ada di depan gagang penggulung, sedang jari lain dibelakangnya.
3. Gerakkan joran jauh ke arah belakang kepala secara cepat, usahakan jangan mengendurkan kenur, baca gerak ikan dan mulailah mengajarnya.
4. Gerak menggentak yang benar adalah melawan arah kenur. Pada lokasi alam, lontaran dapat jauh di arah kanan atau kiri. Bila lontaran arah ke kiri, gentakannya ke belakang kanan. Bila lontaran arah ke kanan, gentakannya ke belakang kiri. Bila memancing di empang pemancingan, lontaran umpan hanya ke arah depan, karena sebelah kanan dan kiri ditempati orang lain.
Demikian artikel yang termuat, semoga dengan artikel Tips mancing ikan mas ini bisa membantu para pemula khususnya saya.
Share this article :

Baca Juga Yang Lainya...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Terima kasih sudah Mengunjungi Zona Ikan. Komentar, Kritik & Saran Anda adalah Inpirasi untuk Blog ini supaya lebih maju .

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Info Ikan

More on this category »

Ikan Hias

More on this category »

Teknik Mancing

More on this category »

Alat Pancing

More on this category »
 
Copyright © 2011. Zona Ikan - All Rights Reserved
Template Customized by Ardianto Yuli
Proudly powered by Tawon19