close

Cara Pemberian Pakan Ikan Lele

Rabu, 30 Januari 2013


Cara Pemberian Pakan Ikan Lele Jika kita sebagai orang yang membudidayakan lele, maka harus mengetahui cara pemberian pakan ikan lele yang benar, karena akan berpengaruh besar dlm kesuksesan produk yang dihasilkan dari  budidaya ternak ikan lele. Sebaliknya, kesalahan mengenai tata cara pemberian pakan ikan lele dpt  berakibat buruk, dr benih atau bibit lele yang mudah terserang penyakit sampai dgn kondisi yang paling fatal yaitu matinya ikan lele yang dibudidayakan.

Cara pemberian pakan ikan lele saat pembenihan dan pembesaran pada dasarnya tdk terlalu berbeda, namun ada perbedaan paling mendasar yaitu hanya pada pakan alami dan pakan tambahan. Pada saat pembenihan ada pemberian pakan alami berupa cacing sutera pada saat larva berumur lima hari, sementara pada segmen pembesaran jarang sekali adanya pemberian cacing sutera, sementara pada saat pembesaran, pemberian pakan tambahan berupa ayam tiren dan lainnya yang sejenis. Tata cara pemberian pakan ikan lele meliputi 3 hal :

1. Waktu Pemberian Pakan Ikan Lelel
  • Aturan/ cara pemberian pakan ikan lele yang pertama adalah tahu kapan waktu pemberian pakan, ini merupakan hal yang sangat penting, selain harus mengatur waktu pemberian pakan lele sesuai dgn jadwal yang tlah ditentukan, baik yang menggunakan tiga kali sehari atau lima sampai dgn enam kali sehari (setiap 3 jam). Pemberian pakan lele tdk boleh dimulai terlalu pagi atau lebih tepatnya sebelum jam sembilan pagi, hal ini berhubungan dengan pencemaran. Jika sebelum jam sembilan pagi permukaan air kolam masih tercemar oleh zat-zat yang merugikan yang dibawa oleh udara, sehingga jika pemberian pakan ikan lele terlalu pagi maka pakan akan tercampur dgn zat-zat tersebut dapat meracuni dan berbahaya bagi kesehatan ikan lele. Penyakit yang dapat ditimbulkan dr kebiasaan memberikan pakan yang terlalu pagi adl radang insang, yang diakibatkan oleh parasit.
2. Persiapan Pemberian Pakan Ikan Lele
  • Persiapan pemberian pakan untuk pelet, sebaiknya para peternak ikan lele harus membiasakan membibis (membasahi pelet dgn air, sebaiknya air hangat) pakan pelet yang akan diberikan, kecuali peletnya jenis yang tenggelam. Dengan membibis, ikan lele yang mempunyai sifat rakus tsb tdk akan memakan pelet secara berlebihan. Jika pemberian pelet dlm kondisi kering, maka ikan lele akan terus saja memakan pelet dgn rakus dan berlebihan padahal pelet tersebut nantinya akan mengembang di perut ikan, kondisi ini akan berakibat buruk pada kesehatan ikan lele bahkan dpt mengakibatkan kematian.
Aturan/ cara pemberian pakan ikan lele dr pakan tambahan persiapannya adl dgn cara membersihkan pakan tersebut dgn baik, misalnya sebelum pemberian cacing sutera, cacing tsb dicuci dahulu sebelum disebar ke kolam. Bila menggunakan ayam tiren pada saat pembesaran, maka sebaiknya ayam tersebut direbus saja, jangan dibakar, karena jika direbus akan lebih matang secara keseluruhan dan aman untuk dikonsumsi oleh lele.

3. Cara Memberikan Pakan

Tata Cara Pemberian pakan ikan lele jg perlu diperhatikan agar tepat guna.
  • Tata Cara Pemberian pakan ikan lele yang berbentuk pelet apung harus dilakukan dgn cara menyebar pelet menjadi tiga bagian, misalnya kolam ujung kanan, tengah dan ujung kiri, langkah pertama adl sebar pelet secukupnya di sisi ujung kanan kolam, setlah pelet habis, sebar lagi secukupnya pada sisi tengah kolam, setlah habis sebar lagi pada sisi ujung kiri kolam, lakukan proses tersebut sampai ikan lele kenyang. Ikan lele yang sudah kenyang akan terlihat adanya butir pelet yang tersisa pada saat ditebar di permukaan kolam. Metode pemberian pakan seperti ini dilakukan agar ikan lebih aktif bergerak.
  • Untuk pelet tenggelam cara memberikannya berbeda, pelet tenggelam tdk disebar, melainkan hanya ditebarkan pada satu titik, namun menebarnya sedikit-sedikit, karena lele termasuk ikan yang suka mengejar pakan yang bergerak, jadi dikhawatirkan pelet yang terlanjur tenggelam tdk dimakan lele, jika pada titik pemberian pakan pelet tenggelam respon ikan sudah nampak menurun, sebaiknya pemberian pakan dihentikan.
  • Di tahap pembenihan, pakan alami seperti halnya cacing sutera diberikan dgn cara disebar di sudut, di sisi dan di bagian tengah kolam, cacing sutera yang tlah dibersihkan lalu diambil seujung tangan kemudian diletakkan pada titik yang berbeda, teknik ini sangat efektif karena larva lele yang berjumlah ribuan akan rata mendapatkan makanan. Sementara pada tahap pembesaran, pemberian pakan tambahan seperti ayam tiren sebaiknya digantung, hal ini dilakukan agar sisa tulang yang berserakan pada dasar kolam tidak terlalu banyak dan dpt  segera dibuang, sisa tulang yang berserakan bisa sangat berbahaya bagi peternak lele pada saat panen atau menguras kolam, karena bisa saja terinjak dan melukai kaki.
Share this article :

Baca Juga Yang Lainya...

1 komentar:

Terima kasih sudah Mengunjungi Zona Ikan. Komentar, Kritik & Saran Anda adalah Inpirasi untuk Blog ini supaya lebih maju .

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Info Ikan

More on this category »

Ikan Hias

More on this category »

Teknik Mancing

More on this category »

Alat Pancing

More on this category »
 
Copyright © 2011. Zona Ikan - All Rights Reserved
Template Customized by Ardianto Yuli
Proudly powered by Tawon19