close

Ikan Kuro

Minggu, 06 Januari 2013


Kuro atau kurau adalah nama umum bagi sekelompok ikan laut yang tergolong ke dalam suku Polynemidae. Menyebar di perairan tropis hingga ugahari, umumnya ikan-ikan ini berwarna keperakan dan biasa hidup bergerombol. Jenis-jenis kuro bisa ditemukan pada saat air pasang tapi tidak terlalu tinggi, dan biasanya pada kondisi air yang lumayan jernih.

Terdiri dari delapan marga dan sekitar 38 spesies, jenis-jenisnya antara lain meliputi senangin (Eleutheronema tetradactylum), senohong (Leptomelanosoma indicum), sumbal (Polydactylus plebeius), dan masih banyak lagi. Kuro merupakan ikan tangkapan nelayan yang penting, sekaligus populer sebagai ikan pancingan. Dalambahasa Inggris ikan-ikan ini dikenal sebagai Threadfin.

Klasifikasi ilmiah
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Subfilum: Vertebrata
Kelas: Actinopterygii
Ordo: Perciformes
Spesies : Eleutheronema tetradactylum
Famili: Polynemidae

Pengenalan

Kuro umumnya bertubuh bulat memanjang serupa torpedo, dengan warna abu-abu dengan 3-7 buah filamen pada bagian sirip pectoral, dengan tipe mulut inferior, berada di bawah moncong. Sirip punggung dengan jari-jari keras (duri) terletak di depan, terpisah dari sirip punggung berjari-jari lunak di sebelah belakangnya. Sirip ekornya menggarpu dalam, pertanda ikan-ikan ini perenang yang cepat dan lincah. Sirip dadanya khas, terbagi menjadi dua bagian, yang sebelah atas berbentuk biasa, normal sebagaimana sirip dada ikan pada umumnya. Namun yang sebelah bawah terpecah-pecah ke dalam 3-7 helai jumbai-jumbai panjang serupa cambuk pendek. Pada Polynemus jumbai ini bahkan berjumlah hingga 15 helai, dan padaikan janggut (Polynemus dubius) tiga helai di antaranya memanjang hingga melebihi ekornya.

Dari jumbai-jumbai yang khas itu timbul sebutan threadfin dalam bahasa Inggris dan nama sukunya, Polynemidae, yang diambil dari bahasa Gerika poly yang berarti ‘banyak’ dan nema yang berarti ‘benang’. Melalui adanya jumbai-jumbai ini pula, kuro dibedakan dari ikan-ikan lain yang serupa seperti kerabat belanak (suku Mugilidae) dan kerabat bandeng (suku Chanidae). Ikan yang berukuran sedang hingga besar. Panjang tubuhnya bervariasi mulai dari sekitar 20 sentimeter (7.9 in) pada kuro sirip-hitam (Polydactylus nigripinnis) hingga mencapai 200 sentimeter (79 in) pada senangin dan kuro afrika raksasa (Polydactylus quadrifilis).

Habitat dan Kebiasaan

Kuro acap mengunjungi perairan terbuka yang dangkal, dengan dasar berpasir, berlumpur atau tanah liat, jarang-jarang berkeliaran di sekitar terumbu karang. Daerah Sebar Tersebar pada perairan pesisir dengan dasar perairan lumpur dan lumpur berpasir. Jumbai sirip dadanya agaknya berguna dalam menemukan mangsanya yang berdiam dalam endapan lumpur atau pasir halus. Bersifat eurihalin, kuro dapat mentolerir kisaran salinitas (kadar garam) yang lebar yang memungkinkan ikan laut ini menjelajah masuk ke estuaria dan bahkan ke aliran sungai. Kuro terutama memangsa krustasea dan ikan-ikan yang lebih kecil.

Kuro diperkirakan memijah di laut lepas, membiarkan ribuan telur-telurnya yang lembut melayang-layang di air laut, terus mengikuti arus dan gelombang hingga saatnya menetas. (wikipedia)
Share this article :

Baca Juga Yang Lainya...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Terima kasih sudah Mengunjungi Zona Ikan. Komentar, Kritik & Saran Anda adalah Inpirasi untuk Blog ini supaya lebih maju .

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Info Ikan

More on this category »

Ikan Hias

More on this category »

Teknik Mancing

More on this category »

Alat Pancing

More on this category »
 
Copyright © 2011. Zona Ikan - All Rights Reserved
Template Customized by Ardianto Yuli
Proudly powered by Tawon19