Berbagai Jenis Pakan Ikan Bawal Agar Lebih Cepat Besar & Menghasilkan

0
20
Pakan Ikan Bawal

Zonaikan.com – Berbagai Jenis Pakan Ikan Bawal Agar Lebih Cepat Besar & Menghasilkan
Bagi Anda yang sekarang ini sedang menjalankan bisnis budidaya ikan bawal, ada banyak sekali faktor yang harus diperhatikan. Salah satu faktor yang paling penting adalah pemberian makan secara tepat.

Dalam hal ini, sangat dibutuhkan pakan dengan kualitas baik supaya bawal yang dibudidayakan bisa cepat besar. Maka dari itu, ketersediaan pakan utama ikan bawal harus selalu diperhatikan. Sebab jika tidak, mereka bisa memangsa ikan-ikan kecil yang lainnya jika sedang lapar.

Ada banyak sekali jenis pakan ikan bawal yang bisa dipilih. Namun hanya beberapa jenis pakan saja yang direkomendasikan supaya bawal tumbuh cepat.

Jenis pakan yang bisa Anda berikan untuk ikan bawal agar cepat besar. 

1. Pelet

Pelet IkanJika Anda melakukan budidaya ikan bawal di perairan seperti tambak, kolam, ataupun keramba, maka Anda bisa memilih pelet sebagai pakan utama ini.

Ikan bawal sendiri bukan merupakan ikan yang terlalu selektif dalam memilih makanan, sehingga hal ini akan memudahkan para pembudidaya dalam menyediakan pakan ikan. Untuk mendapatkan pelet ikan bawal, Anda bisa membelinya dengan mudah di berbagai toko ikan terdekat.

Cara memberikan pelet untuk ikan bawal adalah dengan menyebarkan secara merata di bagian permukaan kolam budidaya. Hal ini bertujuan supaya semua ikan bawal dalam kolam nantinya memiliki kesempatan untuk mendapatkan makanan tersebut.

Jika ikan bawal yang diberikan pakan nampak antusias, Anda bisa menambahkan pakannya. Tetapi jika ikan nampak sudah malas untuk memakan pelet, segera hentikan pemberiannnya.

Pelet untuk ikan bawal sangat banyak sekali tipenya. Dari sekian banyaknya tipe pelet, yang paling direkomendasikan adalah tipe 781-2, FF999, 781, dan 781-SP.

Untuk bisa mengetahui apakah pelet yang diberikan sudah sesuai kebutuhan, sangat disarankan untuk melakukan sampling dalam jangka waktu 2 minggu atau setidaknya seminggu sekali terhadap berat dan juga bobot ikan.

Sampling disini memiliki tujuan supaya para pembudidaya dapat mengetahui biomassa dalam kolam ikan budidaya sehingga nantinya bisa menentukan jumlah pakan ikan bawal.

2. Pakan Alami

Pakan AlamiMungkin Anda sedang mengalami kebingungan untuk memberikan pakan ikan bawal supaya tumbuh cepat. Sebenarnya Anda tidak perlu bingung karena pada habitat aslinya (kolam) sudah tersedia pakan alami.

Pakan alami tidak hanya tersedia begitu saja, biasanya pakan ini muncul karena adanya suatu proses pemupukan yang telah dilakukan sebelumnya. Saat masih kecil, ikan bawal tergolong dalam jenis ikan karnivora. Biasanya zooplankton akan dijadikan sebagai pakan pada saat pembenihan. Namun ketika sudah tumbuh besar (dewasa), ikan bawal akan berubah menjadi omnivora.

Ikan bawal yang masih larva, biasanya akan menjadikan kuning telur yang berada di bagian bawah perutnya sebagai sumber pakan satu-satunya. Hal tersebut karena rongga mulut larva ikan bawal masih belum terbuka. Jadi ketika masih menjadi larva, ikan bawal sama sekali tidak mengonsumsi makanan apapun kecuali kuning telur tersebut.

Rongga mulut larva ikan bawal baru akan terbuka setelah 3 sampai 4 hari, ketika kuning telur sudah benar-benar habis. Selanjutnya larva ikan air bawal akan mencari plankton untuk dijadikan sebagai makanan. Planton tersebut hanya mampu bertahan selama 3 sampai 4 hari lamanya sebelum habis.

Berbeda halnya dengan larva, ikan bawal yang sudah besar (larva) biasanya akan memakan jasad-jasad yang ada di dasar laut. Adapun contoh jasad air yang dapat ditemukan di dasar laut adalah tubfex, larva chironomus, cacing olgochaeta, dan berbagai jenis moluska.

3. Sayuran

Pakan Ikan Bawal SayuranSelain dijadikan sebagai makanan segar untuk manusia, ternyata sayuran juga dapat dimanfaatkan sebagai pilihan menu ikan bawal. Sayuran yang memiliki tekstur lembut seperti bayam, sawi, kangkung, dan kol bisa dimakan dengan sangat mudah oleh ikan air tawar ini.

Sebelum dijadikan sebagai pakan untuk ikan bawal, sayuran tersebut harus Anda cincang lebih dahulu sampai sedikit halus. Tujuannya adalah supaya ikan bawal nantinya bisa memakannnya dengan mudah.

Selain sayuran, buah-buahan juga dapat dimanfaatkan sebagai makanan untuk ikan bawal. Untuk buah-buahan baru bisa mulai Anda berikan 10 hari semenjak penebaran. Buah dan sayur-sayuran tersebut bisa Anda letakkan di bagian sudut kolam budidaya yang berada di dekat pintu pembuangan air.

Atau bisa juga menyimpan buah dan sayur-sayuran tersebut di dalam suatu bingkai pakan ikan bawal di atas permukaan air kolam, untuk posisinya harus terapung. Jika Anda memberikan makan sayur dan buah-buahan dengan cara ditebar secara merata lengkap beserta tangkai dan rantainya maka bisa dilakukan setiap hari.

Pemberian juga bisa dilakukan sekitar 2 sampai 3 hari sekali. Khusus untuk kolam ikan bawal yang memiliki ukuran luas kurang lebih 1003, maka bisa dilakukan sebanyak 5 – 10 kg berat basah.

4. Ampas Kelapa

Ampas KelapaAmpas kelapa merupakan sisa setelah pengambilan air santan yang biasanya digunakan untuk memasak. Jika sudah diambila air santannya, biasanya ampas kelapa akan dibuang ke tempat sampah.

Sebenarnya ampas kelapa masih bisa dimanfaatkan dengan cara dijadikan sebagai pakan untuk ikan bawal. Bahkan ampas kelapa menjadi makanan yang membuat ikan bawal cepat besar.

Ikan bawal harus diberikan pakan yang berkualitas, terutama makanan yang mengandung banyak nutrisi dasar dan protein. Salah satu pakan yang kaya akan protein adalah ampas kelapa sehingga bisa menjadi pakan berkualitas untuk ikan bawal.

Ampas kelapa yang diberikan untuk ikan bawal bisa Anda campurkan terlebih dahulu dengan pelet, atau bisa juga disebar secara langsung. Disamping itu, ampas kelapa juga dapat dilakukan fermentasi terlebih dahulu. Hal ini karena dalam ampas kelapa mengandung serat galaktomanan yang berfungsi untuk menurunkan kolesterol.

Bahkan ampas kelapa juga mengandung kadar protein yang sangat tinggi hingga mencapai 11,35% dan total lemak 23,36%. Jika dibandingkan dengan ampas kelapa yang masih belum di fermentasi, pemberian ampas yang telah dilakukan fermentasi akan jauh lebih efisien.

Adapun cara memfermentasikan ampas kelapa adalah mencampurkan pelet dengan ampas kelapa, jika sudah 4 sampai 5 hari maka baru bisa dikeringkan di udara terbuka.
Setelah itu, pelet dan ampas kelapa yang telah dicampurkan tadi bisa langsung dihaluskan, dan bisa ditambahkan dengan campuran tepung kanji dan air. Nah, ampas kelapa yang fermentasi sekarang ini sudah jadi.

5. Azolla

Pakan Ikan Bawal AzollaBiasa disebut dengan tanaman paku air, azolla microphylla adalah pilihan pakan organik terbaik yang bisa Anda pilih untuk ikan bawal kesayangan. Tanaman paku yang satu ini memang terkenal sebagai pakan unggas, ikan, dan juga pupuk.

Azolla memiliki kandungan gizi yang jauh lebih baik jika dibandingkan dengan dedak, jagung, dan beras pecah. Dalam azolla microphylla mengandung protein sebesar 31,25%, karbohidrat sebesar 6,5% dan lemak sebesar 7,5%.Tidak hanya itu saja, dalam azolla juga memiliki kandungan serat kasar kurang lebih 13% dan juga gula terlarut sebesar 35,65%.

Itulah yang menjadi alasan mengapa azolla sangat cocok sekali untuk dimanfaatkan sebagai pakan ikan, unggas, dan pupuk pertanian. Sebagai alternatif pakan ikan bawal, azolla juga sangat efisien.

Bahkan biaya pakan bisa lebih ditekan hingga 20% jika Anda memanfaatkan azzola sebagai pakan untuk benih ikan bawal. Hal ini tentunya akan lebih menghemat pengeluaran.

Dibutuhkan sekitar 1 kg azolla dan 1 kg pelet untuk 1 kg ikan bawal yang menghasilkan sebanyak 70 ekor ikan bawal. Jika sudah dipelihara selama 4 sampai 5 bulan maka bisa dilakukan pemanenan menjadi 4 ekor per kg. Dengan demikian untuk biaya pakan akan lebih hemat hingga 30%.

6. Lorotan dan Roti yang Kadaluwarsa

RotiSebagai pakan tambahan untuk ikan bawal, Anda bisa memanfaatkan lorotan dan juga roti yang sudah kadaluarsa. Seperti yang kita tahu bahwa makanan yang sudah menjadi limbah rumah tangga tidak akan bisa lagi dimakan oleh manusia, maka hal ini bisa dimanfaatkan sebagai pakan tambahan ikan bawal.

Pemanfaatan lorotan dan roti yang sudah kadaluarsa akan menjadi hal yang sangat menguntungkan bagi para pembudidaya. Sisa makanan kadaluarsa dengan jumlah satu karung sudah cukup untuk dijadikan pakan seluruh isi kolam budidaya yang telah diisi dengan benih ikan bawal yang memiliki ukuran 40 ekor per kg selama 2 sampai 3 hari, tergantung pada kondisi fisik pakan itu sendiri.

Belakangan ini, pemberian roti dan lorotan kadaluarsa untuk pakan ikan bawal sudah mulai banyak digunakan oleh para pembudidaya. Lorotan sendiri merupakan sisa-sisa makanan warung makan, rumah tangga, dan restoran. Sekarang ini harga lorotan mencapai Rp 500 untuk per kilonya.

Lorotan dan roti bekas bisa didapatkan dengan mudah dari para pengepul. Campuran dari kedua bahan makanan ini untuk per karungnya (50 kg) biasa dijual dengan harga Rp 50.000.

Akan tetapi, jika Anda ingin menggunakan campuran lorotan maka ada salah satu syarat yang harus dipenuhi, yaitu air dalam kolam budidaya harus mengalir. Jika air tidak mengalir maka ikan bawal yang dibudidayakan bisa mati.

Hal tersebut dikarenakan adanya suatu lapisan minyak yang biasa muncul dari lorotan. Air kolam yang terus mengalir sangat bermanfaat untuk menghilangkan minyak tersebut dari permukaan air.

Begitu pula sebaliknya, jika air kolam menggenang maka kemungkinan besar minyak tersebut nantinya akan menyengkut di insang ikan sehingga bisa menyebabkan kematian pada ikan bawal.

7. Suplemen

Pakan Ikan Bawal SuplemenDalam proses pembenihan ataupun pembesaran ikan bawal, pemberian sebuah suplemen akan sangat penting untuk dilakukan. Hal ini bertujuan supaya ikan bawal yang sedang di budidayakan bisa selalu sehat dan nafsu makannya bisa meningkat.

Ada banyak sekali jenis suplemen yang bisa Anda berikan untuk ikan bawal. Beberapa diantaranya adalah gula, madu, dan juga susu. Penggunaan suplemen tersebut bisa langsung dicampurkan dengan pelet.

Baca Juga : penyebab ikan bawal mati mendadak dan cara mencegahnya

Dosis pemberian suplemen untuk ikan bawal adalah 1 sdm gula, 1 sdm madu, atau bisa juga 1 sdm susu kental manis yang dicampur secara merata bersama pelet. Jika jumlah budidaya ikan bawal Anda melebihi 10.000 ekor atau setara dengan 1 ton lebih ikan bawal, maka Anda akan membutuhkan sekitar 2 buah kaleng susu.

Sedangkan untuk gula pasir, berikan kurang lebih sekitar 1,5 kg dan untuk madu cukup berikan 1 botol saja. Pemberian suplemen untuk ikan bawal bisa Anda berikan secara seling-seling.

Misalnya saja, jika Anda hari ini ingin memberikan suplemen, maka untuk hari besoknya tidak perlu memberikan suplemen. Namun jika Anda ingin ikan bawal yang dibudidayakan cepat besar, suplemen bisa diberikan setiap hari.

Demikian ulasan kami tentang pakan pakan ikan bawal yang bisa membuatnya tumbuh lebih cepat dan besar.

Pakan Ikan Bawal

Jika Anda sekarang ini sedang mencari informasi mengenai pakan ikan bawal supaya cepat tumbuh besar, pembahasan diatas bisa menjadi referensi yang paling tepat. Dengan memilih pakan secara tepat, maka bisnis budidaya ikan bawal Anda bisa sukses dan menghasilkan.

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here