Cara Budidaya Ikan Baung di Kolam Terpal

0
399

Cara Budidaya Ikan Baung di Kolam Terpal – Tips dan Trik

Cara Budidaya Ikan Baung di Kolam Terpal – Pada kesempatan kali ini kami akan bagikan cara budidaya ikan baung di kolam terpal. Ikan baung sendiri merupakan salah satu jenis ikan yang memiliki banyak peminat untuk dikonsumsi. Jenis ikan ini mempunyai bentuk yang hampir menyerupai lele tetapi mempunyai permukaan sisik yang halus dan tubuh yang lebih ramping daripada ikan lele.

budidaya ikan baung di kolam

Habitat asli ikan baung atau yang biasa disebut sebagai ikan duri ini adalah di sungai. Ikan ini mempunyai rasa yang sangat gurih dengan tekstur daging yang lembut. Maka tak heran jika kini ikan baung menjadi salah satu jenis ikan favorit yang mempunyai nilai ekonomis yang sangat tinggi. Sebab di pasaran sendiri harga ikan baung ini relatif cukup tinggi dan stabil.

Selain rasanya yang sangat lezat, ikan baung juga mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan. Inilah yang membuat kebanyakan orang tertarik untuk membudidayakannya. Bisnis budidaya ikan baung pun bisa dan sangat cocok untuk dijalankan oleh semua orang.

Jika Anda kini sedang mencari pilihan bisnis yang paling tepat maka Anda bisa mulai untuk bisnis budidaya ikan baung. Dengan kemauan dan juga minat yang tinggi maka bisnis budidaya ikan baung ini bisa Anda jalankan dengan sangat mudah.

Apalagi konsumun budidaya ikan baung tidaklah sulit, konsumen budidaya ikan baung sangat besar mulai dari konsumsi rumah tangga sampai berbagai usaha kuliner. Sehingga ini menjadi peluang menarik yang bisa Anda manfaatkan. Nah, berikut ini kami akan jelaskan bagaimana cara budidaya ikan baung di kolam terpal. Untuk lebih jelasnya mari simak ulasan berikut ini.

Pembuatan Kolam Terpal

Tahap awal yang harus dilakukan dalam budidaya ikan baung ini adalah membuat kolam terpal. Kolam harus dibuat dengan bentuk persegi panjang dengan ketinggian sekitar 1,5 sampai 2 meter.

Sedangkan untuk panjang dan lebarnya bisa disesuaikan dengan luas lahan yang Anda miliki. Pada bagian pinggir atau ujung-ujung kolam bisa Anda berikan kayu sebagai peyangga supaya kolam nantinya tidak roboh.

Sebelum hendak digunakan maka kolam harus di keringkan terlebih dahulu dan kemudian diberikan taburan kapur untuk bisa menghilangkan keasaman pada dasar permukaan kolam. Dan untuk dosis pupuk yang digunakan adalah 180 sampai 130 kg per hektar.

Fungsinya adalah untuk mematikan hewan ataupun pemangsa lainnya yang sudah pasti akan sangat berbahaya bagi ikan baung. Anda juga harus pastikan bahwa kondisi kolam ikan tidak asam.

Pemilihan Bibit Ikan Baung

Salah satu hal penting yang harus selalu diperhatikan dalam budidaya ikan baung adalah pemilihan bibit yang berkualitas terbaik.  Maka dari itu, dibutuhkan pengetahuan supaya Anda nantinya bisa mendapatkan bibit ikan baung yang baik dan berkualitas. Dalam memilih bibit ikan baung berkualitas, ada beberapa hal yang harus diperhatikan seperti :

  • Anda harus memilih bibit ikan baung dari indukan yang berkualitas.
  • Bibit yang dipilih harus mempunyai ukuran yang seragam.
  • Pilih bibit ikan baung yang mempunyai pergerakan lincah atau aktif.
  • Bibit ikan baung mempunyai berat sekitar 2 sampai 3 gram.
  • Perhatikan ketika membawa bibit, pastikan bibit ikan baung ini dibawa dengan aman serta tercukupi oksigennya.

Ketika akan dimasukkan kedalam sebuah kolam pembesaran maka sebaiknya ikan harus dikeluarkan dari plastik untuk kemudian dimasukkan kedalam wadah bak yang sudah diisi air kolam supaya bibit ikan bisa beradaptasi.

Menebarkan Bibit kedalam Kolam

Tahapan berikutnya adalah menebarkan bibit ikan baung ke kolam. Waktu penebaran bibit ikan ke dalam kolam sebaiknya dilakukan ketika pagi atau sore hari. Ini dilakukan untuk membantu ikan baung agar bisa beradaptasi dan tidak langsung terkena terik cahaya matahari.

budidaya ikan baung di kolam

Apabila penebaran bibit dilakukan ketika siang hari maka air kolam akan mengalami peningkatan suhu sehingga airnya akan menjadi panas dan bisa sangat berbahaya bagi ikan.

Selanjutnya penebaran bibit ikan baung bisa dilakukan setelah air kolam didiamkan selama kurang lebih 1 bulan. Kedalaman air dalam kolam sekitar 50 sampai 80 cm.

Tingkat kepadatan bibit ikan baung yang akan ditebar adalah sebanyak 60 sampai 100 ekor permeternya. Jangan sampai terlalu padat karena akan menyebabkan ikan-ikan saling berhimpitan dan bisa menyebabkan kekurangan oksigen sehingga akan berdampak kematian ikan.

Tips Pemeliharaan

Berikutnya supaya ikan berkembang dan berkualitas unggul serta bisa dipanen tepat waktu maka juga harus dilakukan pemeliharaan dengan baik. Adapun cara pemeliharaan dengan baik adalah sebagai berikut :

  • Menjaga Kualitas Air

Pertama yang harus dilakukan adalah selalu menjaga kualitas air kolam. Hal ini sangatlah penting karena jika air kolam sudah tercemar maka akan berdampak buruk pada terganggunya pertumbuhan dan perkembangan ikan baung nantinya.

Maka dari itu, Anda harus selalu melakukan pengecekan secara rutin pada air kolam. Apabila air pada kolam terpal tersebut sudah terlalu keruh maka segera lakukan pergantian airnya.

  • Pemberian Pakan yang Proporsional

Pakan menjadi hal yang paling penting dan tidak bisa diabaikan begitu saja. Sebab bagi ikan yang di budidayakan maka ketersediaan pakan yang cukup adalah hal yang mutlak. Pemberian pakan pada ikan baung bisa dilakukan sebanyak 3 kali dalam satu hari.

Waktu pemberian pakan yang paling tepat adalah saat pagi, sore dan juga malam hari. Untuk komposisi pakan yang akan diberikan harus disesuaikan dengan umur ikan baung. Semakin besar tentu kebutuhan pakan ikan baung juga akan semakin tinggi.

Pakan yang diberikan harus memiliki kandungan nutrisi yang berupa protein, karbohidrat, dan juga lemak. Jenis pakan yang biasa digunakan adalah pellet ikan jenis 781-2 SP. Namun  juga bisa ditambahkan dengan pakan tambahan seperti dedak, jagung, dan ikan asin yang digiling dan kemudian semuanya dicampur menjadi satu yang selanjutnya diberikan secara bergatian dengan pellet ikan.

Pengendalian Hama dan Penyakit

Salah satu faktor yang paling menghambat dan bisa menyebabkan kegagalan dalam budidaya ikan baung adalah hama dan penyakit.  Perlu diketahui bahwa ikan baung ini sangat rentan untuk terserang hama dan juga penyakit yang berbahaya paka ikan.

Oleh karena itu hal penting yang harus dilakukan adalah selalu melakukan pengecekan kondisi kolam terpal setiap hari. Ini dilakukan untuk memastikan bahwa tida ada hewan liar yang nantinya mendatangi dan memangsa ikan baung di kolam. Jaga juga kualitas air kolam terpal supaya ikan baung tidak terserang penyakit.

Demikian ulasan singkat kami mengenai cara budidaya ikan baung di dalam kolam terpal lengkap beserta tips pemeliharaannya. Semoga apa yang telah kami sampaikan pada kesempatan kali ini bisa bermanfaat bagi pembaca semua terutama bagi Anda yang sedang ingin budidaya ikan baung sehingga bisa dijadikan sebagai referensi. Terima kasih atas perhatiaanya, selamat mencoba!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here