Cara Budidaya Ikan Butterfly Fish Sampai Panen

0
1097

Cara Budidaya Ikan Butterfly Fish Sampai Panen

Cara Budidaya Ikan Butterfly Fish Sampai Panen – Beragam jenis ikan hias sekarang ini banyak diminati oleh masyarakat, khususnya para penghobi, bukan hanya dalam negeri saja namun sampai pasar mancanegara. Ada banyak sekali jenis ikan hias yang bisa kita budidayakan. Namun yang paling trend sekarang ini adalah ikan hias buttterfly fish.

budidaya ikan butterfly fish

Nah, pada kesempatan kali ini kami akan membahas mengenai cara budidaya ikan butterfly sampai panen. Saat ini butterfly atau ikan kupu-kupu memang sedang menjadi primadona ikan hias di kalangan para pecinta ikan hias.

Pasalnya ikan hias yang satu ini mempunyai daya tarik yang sangat unik. Yaitu mempunyai penampilan yang cukup mencolok dan pastinya sangat indah jika dipandang mata. Maka tak heran jika peminat ikan hias butterfly fish ini sangat banyak.

Keragaman bentuk dan warna ikan hias yang sangat indah ini dipercaya mampu mengurangi stress oleh para penggemar ikan hias atau para penghobi.  Jenis ikan hias butterfly hias ini ada yang hidup di air laut dan ada juga yang hidup di air tawar.

Jenis butterfly fish yang hidup di air laut pada umumnya menyukai suhu air yang cukup tinggi. Untuk anakan ikan hias ini biasanya akan lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan yang baru jika dibandingkan ikan dewasa.

Ikan hias butterfly fish mempunyai banyak sekali genus dengan warna tubuh yang sangat beragam. Bentuk tubuh ikan ini berbentuk pipih seperti cakram yang memiliki ukuran tidak lebar hanya sekitar 15 cm saja atau 6 inch. Mempunyai tampilan yang sangat mirip dengan kupu-kupu dan kemampuannya untuk terbang di dalam air menjadikan ikan hias yang satu ini banyak diminati untuk dipelihara di dalam akuarium.

Harga jual ikan butterfly sangat bervariasi tergantung dari keunikan corak dan juga warna tubuhnya, dibanderol mulai dari harga 10 ribu sampai ratusan ribu rupiah. Nilai ekonomis inilah yang membuat ikan hias kupu-kupu air ini sangat layak untuk dibudidayakan.

Nah, jika Anda berminat untuk membudidayakan ikan hias ini maka Anda bisa menyimak informasi tentang cara budidaya ikan butterfly fish berikut ini :

Proses Breeding

Tahap awal budidaya ikan butterfly fish dimulai dari proses breeding atau pembibitan. Untuk bisa menghasilkan ikan butterfly yang memiliki kualitas baik maka bibit yang digunakan juga harus sama baik dan berkualitasnya bagi pemula. Maka dari itu, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, yaitu :

  • Pilih indukan yang memiliki kualitas baik dengan memperhatikan corak warna pada tubuh ikan dan keaktifan ikan tersebut ketika bergerak.
  • Pastikan indukan ikan butterfly dalam keadaan yang sehat dan tidak terkena hama ataupun penyakit.
  • Siapkan akuarium yang memiliki ukuran 2 x 1 dengan kedalaman sekitar 50 cm.
  • Suhu air harus dibuat 76 – 77 derajat Fahrenheit dengan derajat keasaman atau pH harus berada di angka 5 – 6.
  • Dalam satu akuarium bisa ditempatkan 2 sampai 3 pasang indukan butterfly fish, sebab pada dasarnya ikan hias ini bisa melakukan perkawinan baik secara massal ataupun berpasangan.

Setiap metode perkawinan tentu mempunyai kelebihan dan kelemahan masing-masing. Apabila dilakukan secar massal tentu proses untuk bisa mendapatkan telur akan jauh lebih cepat.

Namun jika dilakukan secara berpasangan akan memerlukan waktu yang jauh lebih lama supaya ikan bisa bertelur. Keunggulan jika menggunakan metode ini adalah kualitas telur yang dihasilkan nantinya akan jauh lebih bagus.

Anda pun bisa menjadikan hal ini sebagai panduan untuk bisa menentukan metode breeding manakah yang akan digunakan dalam membudidayakan ikan hias butterfly. Proses perkawinan ikan akan berlangsung secara alami. Dalam waktu beberapa hari setiap indukan ikan yang sudah berhasil kawin akan mampu menghasilkan hingga 100 telur per hari.

Kualitas telur ikan hias butterfly yang dihasilkan nantinya akan berimbas kepada daya tetas. Kualitas cin atau telur yang baik mempunyai persentase menetas sebanyak 60 sampai 70%. Telur ikan yang berkualitas baik dan siap untuk menetas akan mengapung ke permukaan air.

Setelah itu, Anda harus segera pindahkan ke dalam akuarium khusus untuk menetas dalam waktu 3 sampai 4 hari. Berikan pakan ikan hias butterfly fish ini berupa udang kecil, untuk jumlah pakannya harus disesuaikan dengan populasi anakan ikan hias tersebut.

Perawatan Ikan Butterfly

Jika ikan butterfly sudah dewasa dan layak untuk dipindahkan maka pemindahan bisa dilakukan dengan cara memindahkan ikan butterfly ke kolam semen untuk selanjutnya dilakukan proses pembesaran.

Ukuran kolam semen yang digunakan adalah 2 x 1 meter dengan kedalaman sekitar 50 cm. Dengan ukuran kolam tersebut maka ikan yang mampu ditampung adalah sekitar 100 sampai 200 ekor.

budidaya ikan butterfly fish

Setelah 5 sampai 6 bulan maka ikan bisa dipindahkan kembali ke dalam akuarium dengan cara disaring atau diambil menggunakan serokan. Pada umumnya ikan butterfly fish yang sudah siap untuk dijual akan dipelihara selama satu minggu di dalam akuarium.

Hal ini adalah upaya aklimatisasi sehingga ketika nanti ikan dipindahkan ke dalam akuarium maka pembeli ikan tidak akan syok atau keget dan mudah untuk beradaptasi.

Anda harus siapkan akuarium terlebih dahulu dengan cara mengisikan air yang bersih kedalamnya dan kemudian didiamkan selama 2 hari supaya tingkat keasamannya berkurang. Jangan sampai Anda gunakan air yang langsung dari kran yang tidak didiamkan terlebih dahulu karena pH air kran sangat tinggi dan hal  ini tentunya sangat berbahaya untuk ikan.

Anda juga bisa menambahkan tanaman alami atau rumput khusus akuarium untuk memberikan kesan yang sangat menarik sehingga nantinya pembeli akan menjadi tertarik untuk melihatnya.

Perhatikan juga sirkulasi udara dan kondisi pompanya yang harus selalu menyala supaya suplai oksigen kedalam akuarium bisa berjalan dengan baik. Bisa juga diberikan pendingin udara supaya suhu di dalam akuriu tetap stabil.

Pemberian pakan untuk ikan butterfly fish ini sangat praktis dan mudah. Anda bisa memberikan pakan berupa ikan-ikan yang kecil, cacing, atau pellet lobser, tetapi juga bisa ditambahkan serangga supaya kondisi ikan tersebut semakin fit dan selalu sehat. Sebaiknya dalam memelihara ikan ini tidak dicampur dengan ikan hias lainnya karena meskipun bukan merupakan ikan predator kehadiran ikan lainnya bisa menganggu kondisi ikan butterfly fish.

Panen

Panen sudah bisa dilakukan ketika ikan hias butterlfy fish sudah berumur sekitar 5 sampai 6 bulan setelah menetas. Ikan butterfly fish yang sudah cukup umur untuk dijual maka bisa dijual secara langsung atau bisa juga melalui pengiriman.

Nah, sangat mudah sekali bukan? Bagaimana? Jika Anda tertarik untuk membudidayakan ikan hias ini maka Anda bisa ikuti cara budidaya ikan butterfly fish yang sudah kami sampaikan diatas. Semoga bermanfaat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here