Budidaya Ikan Molly Panduan Lengkap

0
123

Zonaikan.com – Bagi sebagian orang mungkin budidaya ikan hias sudah menjadi hobi tersendiri yang sekaligus bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah. Jika anda tertarik untuk membudidayakan ikan hias, maka ikan molly bisa anda jadikan sebagai pilihan terbaik untuk anda coba.

Budidaya ikan molly bisa dibilang sangat mudah dan tidak membutuhkan peralatan yang memiliki harga cukup mahal. Anda hanya cukup menyiapkan sebuah akuarium yang memiliki sistem penyaringan bagus. Dengan begitu, ikan molly yang anda pelihara nantinya sudah bisa hidup dengan baik. Namun yang pasti juga harus diberikan makan secara rutin.

Ikan MollyCiri khas yang dimiliki oleh ikan molly adalah perutnya yang buncit dengan badan gendut. Selain mempunyai badan yang gendut dengan corak yang sangat khas, ikan ini juga mempunyai warna yang beragam seperti coklat, hitam, orange, dan masih banyak lagi warna lainnya.

Sekarang ini sudah banyak sekali pecinta ikan hias yang membudidayakan ikan molly sendiri di rumah. Hal ini karena budidaya ikan molly mempunyai banyak manfaat dan menawarkan banyak keuntungan.

Apalagi ikan molly di pasaran memiliki harga yang terbilang cukup mahal. Inilah yang membuat kebanyakan orang tertarik untuk membudidayakan ikan hias cantik yang satu ini.

Bagi anda yang sedang mencari informasi mengenai cara budidaya ikan molly, maka anda bisa simak pembahasan berikut ini. Kami disini akan menjelaskan bagaimana cara budidaya ikan molly dengan mudah.

Tahapan Cara Budidaya Ikan Molly

1. Menyiapkan Akuarium

Langkah pertama yang harus dilakukan ketika ingin budidaya ikan molly adalah menyiapkan sebuah tempat yang digunakan untuk pemeliharaan ikan nantinya. Tempat sudah menjadi salah satu hal penting yang dibutuhkan ketika melakukan kegiatan pembudidayaan ikan.

Aquarium

Tempat yang digunakan untuk melakukan budidaya ikan juga menjadi unsur penunjang keberhasilan para petani dalam membudidayakan ikan hias ataupun hewan yang lainnya. Untuk tempat yang digunakan dalam budidaya ikan ini, petani harus menyiapkan sebuah tempat pemeliharaan yang berupa akuarium.

Akuarium yang dibuat dari bahan kaca merupakan tempat yang paling cocok untuk melakukan kegiatan budidaya. Bukan hanya ikan molly saja, tetapi semua ikan hias lainnya juga sangat dianjurkan untuk dibudidaya menggunakan akuariuam.

Hal tersebut karena ikan hias terutama ikan molly sangat suka hidup di tempat dengan area terbuka dan mempunyai pencahayaan yang cukup. Namun meski demikian, banyak sekali orang di luar sana yang juga membudidayakan ikan molly menggunakan kolam semen.

Kolam yang dibuat dari semen ini pada umumnya akan didesain hingga sedemikian rupa supaya ikan molly nantinya bisa hidup dan tumbuh. Bahkan banyak juga orang yang membudidayakan ikan hias satu ini dengan menggunakan ember.

2. Mengatur Suhu Akuarium

Langkah selanjutnya adalah mengatur suhu air dalam akuarium atau bak penampungan secara tepat. Tujuannya tak lain supaya ikan molly nantinya bisa hidup dengan baik.
Setiap jenis ikan hias mempunyai kriteria tersendiri, salah satunya adalah pada perbedaan suhu air. Ikan molly terbiasa hidup dalam suhu mulai dari 24 sampai dengan 30 derajat celcius.

 

Pengukur Suhu AquariumJika ikan molly ditempatkan dalam kolam dengan suhu yang kurang atau lebih dari 24 hingga 30 derajat, maka ikan molly nantinya tidak akan bisa berkembang dengan baik atau bahkan bisa mati.

Jika anda memiliki budget lebih, anda juga bisa menggunakan tabung oksigen yang ditambahkan ke dalam akuarium yang digunakan untuk budidaya supaya kebutuhan oksigen ikan molly tetap terpenuhi.

3. Membedakan Antara Ikan Molly Jantan dan Betina

Ada beberapa cara yang bisa anda lakukan untuk membedakan antara ikan molly jantan dengan ikan molly betina. Caranya bisa anda lihat mulai dari ukuran tubuhnya, corak warna pada ikan, bentuk kepala, bentuk sirip, sampai bentuk sirip yang ada di bawah perut. Untuk lebih detailnya lagi anda bisa simak penjelasan kami berikut ini.Jantan Betina

• Ukuran Tubuh Ikan Molly

Cara yang paling mudah untuk membedakan antara ikan molly jantan dengan yang betina adalah dari ukuran tubuhnya, bahkan hampir semua jenis ikan hias dapat dilihat dari perawakannya.

Ikan hias jantan pada umumnya mempunyai ukuran tubuh yang jauh lebih kecil jika dibandingkan ikan betina, begitu halnya pada ikan molly. Sedangkan untuk ikan hias betina mempunyai ukuran tubuh yang lebih besar dan bulat.

• Bentuk Kepala Ikan

Perbedaan yang paling mudah selanjutnya antara ikan hias molly jantan dan betina bisa dilihat dari bagian kepalanya. Ikan molly jantan mempunyai bentuk kepala yang jauh lebih kecil dan untuk jarak antara mata dengan bagian ujung mulut juga sangat dekat.

Sementara ikan molly betina mempunyai bentuk mulut yang lebih besar dengan mengikuti bentuk tubuhnya. Dan bagian mulut ikan molly betina biasanya lebih mancung sedikit ke depan.

• Corak Warna Ikan

Jika dilihat dari warna tubuhnya maka perbedaan ikan molly jantan dan betina juga bisa dilihat dengan sangat mudah. Ikan molly betina mempunyai beragam warna, tetapi warnanya cenderung lebih gelap dan terlihat kurang menarik.

Sementara ikan molly jantan juga mempunyai warna yang cukup beragam, tetapi warna tubuh yang dimiliki pejantan jauh lebih cerah. Ikan hias molly jantan memang terlihat lebih menarik. Hal ini penting kaitannya untuk dapat menarik perhatian ikan molly betina.

Baca Juga : 4 Cara Budidaya Ikan Black Molly Bagi Pemula

• Bentuk Sirip

Bentuk sirip ikan molly tidak jauh berbeda dengan ikan cupang, tetapi tidak begitu lebar. Ikan molly jantan biasanya mempunyai bentuk sirip yang lebih lebar dan panjang, serta warna yang terlihat berseri-seri.

Sementara itu, ikan molly yang berjenis kelamin betina memiliki ukuran yang sangat kecil dan pendek. Dan untuk warna ikan molly betina umumnya hanya dominan satu warna saja.

• Sirip di Bawah Perut

Perbedaan antara ikan hias molly dengan jenis kelamin jantan dan betina juga bisa dilihat pada bagian sirip yang berada tepat di bawah perut ikan. Ikan molly jantan mempunyai Gonopodium, yakni adanya bagian sirip yang terlihat agak meruncing di bagian perut tersebut.

Berbeda halnya dengan ikan molly betina yang tidak mempunyai sirip agak runcing. Namun untuk sirip yang ada di bagian bawah perutnya cukup lebar dan membentuk suatu bulatan.

4. Melakukan Penjodohan dengan Benar

Melakukan perjodohan pada ikan memiliki tujuan untuk dapat menambah peranakan supaya ikan bertambah semakin banyak. Namun perjodohan ikan hias yang satu ini tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Dalam hal ini, anda harus benar-benar memilih ikan yang sudah berusia matang.

Perjodohan Ikan MollyUntuk dapat memastikan apakah ikan tersebut usianya sudah matang ataukah belum maka bisa anda lihat dengan mudah pada bagian kelaminnya. Jika kelamin tersebut warnanya cerah maka sudah siap untuk dikawinkan.

Setelah itu, anda bisa masukan sepasang bibi ikan molly jantan dan betina ke dalam sebuah wadah khusus. Tunggu sekitar 2 sampai dengan 3 hari hingga ikan tersebut melahirkan.

5. Ciri-Ciri Ikan Molly yang Hamil

Perbedaan ikan hias molly yang sedang hamil dengan ikan yang tidak hamil memang tidak terlihat begitu jelas. Namun ikan molly yang sedang hamil umumnya mempunyai perut yang lebih besar.

Ikan Molly HamilBahkan pada jenis ikan hias molly yang tertentu akan nampak adanya bintik berwarna hitam di bagian perutnya. Bintik tersebut akan terlihat dengan sangat jelas jika usia kehamilan ikan molly sudah cukup lama dan siap melahirkan.

6. Menyiapkan Tempat Khusus Anakan Ikan Molly

Jika indukan betina sudah siap melahirkan anakanya, maka anda harus segera memindahkannya ke dalam sebuah akuarium atau bisa juga bak plastik secara terpisah.

Tempat Anakan MollyPenting untuk diingat, jangan sampai anda mencampurkan anakan ikan molly dengan ikan hias yang sudah dewasa. Hal tersebut karena anakan ikan molly yang baru dilahirkan beresiko untuk dimakan oleh ikan molly yang sudah dewasa.

7. Memberikan Makanan yang Bergizi

Ikan molly yang sudah dewasa maka bisa diberikan makanan berupa cacing pipih. Anda pun bisa menemukan ataupun menemukan cicing pipih ini di pasar atau toko ikan hias terdekat.

cacing pipihCacing pipih mempunyai kandungan nutrisi yang sangat baik untuk pertumbuhan ikan molly. Namun jika anda kesulitan untuk menemukan cacing pipih ini maka anda bia mengganti pakan ikan hias molly dengan pur.

Namun pur ikan yang anda beli jangan sampai memiliki ukuran yang terlalu besar. Hal ini bertujuan supaya lebih mudah untuk dicerna oleh ikan hias yang lucu ini. Ikan molly bisa diberikan pakan sebanyak dua kali dalam waktu satu hari.

Sedangkan pakan yang digunakan untuk benih ikan molly, anda bisa memberikan pakan berupa kutu air. Pakan kutu air ini juga bisa anda dapatkan dengan sangat mudah. Anda bisa membelinya di pasar atau bisa juga di toko-toko yang menjual pakan hewan.

Baca Juga : Mengenal Ikan Molly Balon

Apabila anda ingin berhemat, sebenarnya anda bisa mendapatkan kutu air dengan mudah yaitu di saluran pembuangan air atau di sekolan. Supaya benih ikan molly bisa tumbuh dengan cepat, anda bisa memberikan tambahan vitamin ikan hias ataupun pur ikan.

8. Menjaga Kebersihan Akuarium

Langkah berikutnya yang tak kalah pentingnya adalah menjaga kebersihan kolam atau akuarium yang digunakan untuk budidaya ikan molly. Kolam ikan yang kotor dan keruh tentunya tidak akan bisa membuat ikan berkembang dengan baik.

Kebersihan AquariumBahkan kolam ikan yang kotor juga mengandung banyak kuman yang bisa membunuh ikan lucu ini. Anda harus membersihkan kolam atau akuarium secara rutin. Untuk pembersihannya bisa dilakukan dalam jangka waktu seminggu sekali atau bisa juga dua minggu sekali.

Kolam ataupun akuarium yang terlihat bersih pastinya akan membuat ikan molly bisa berkembang dengan cepat. Tetapi jika anda mempunyai dana lebih maka anda juga bisa menggunakan selang oksigen. Selang oksigen dalam hal ini memiliki tujuan untuk membuat akuarium atau kolam terhindar dari kotor dan tidak mudah keruh.

Pertanyaan Mengenai Cara Budidaya Ikan Hias Molly

1. Kapan Ikan Hias Molly Siap Kawin

Ikan molly yang sudah siap untuk kawin umumnya berusia sekitar 4 sampai dengan 5 bulan, yang dimana umurnya sudah cukup. Jadi sel telur ikan sudah benar-benar matang dan ikan tidak akan mengalami stress ketika akan dikawinkan.

2. Cara Supaya Ikan Hias Molly Cepat Beranak

Ikan molly bisa beranak jika usianya lebih dari 4 bulan, setelah usia ikan hias yang satu ini mencukupi. Maka tiba waktunya untuk mengawinkan ikan hias ini, anda bisa menggunakan teknik 2 : 1. Maksud perbandingan tersebut adalah 2 ikan molly betina dan 1 ikan jantan.

Untuk dapat mengetahui apakah perkawinan yang telah dilakukan tersebut sudah berhasil ataukah tidak maka anda harus mengetahui bagaimana ciri-ciri ikah hias molly yang sedang hamil.

Ciri-ciri ikan molly yang sedang hamil adalah perut ikan betina akan menjadi buncit dan nampak adanya titik hitam di area perutnya. Apabila tanda-tanda ini sudah nampak pada ikan molly betina maka berarti pemijahan sudah berhasil.

Selanjutnya adalah melakukan cara supaya ikan hias molly bisa segera melahirkan atau mempercepat proses kehamilannya yang biasanya berlangsung selama 25 sampai 30 hari. Adapun caranya adalah dengan melakukan perawatan dengan baik dan menjaga kesehatan ikan molly.

Disamping itu, ikan molly juga harus diberikan asupan nutrisi yang baik. Dan untuk pemberian pakannya harus secara rutin. Makanan yang bagus untuk diberikan oleh ikan molly yang sedang hamil adalah makanan hidup seperti kutu air dan cacing sutera. Pakan ini bisa anda berikan secara teratur 2 kali dalam satu hari, yaitu setiap pagi dan sore hari.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here