Cara Budidaya Ikan Patin yang Menguntungkan Agar Cepat Panen

 

Membudidayakan ikan patin mungkin masih terdengar asing di telinga Anda. Namun sayang sekali jika Anda melewatkan kesempatan terbaik ini.  Mari simak bagaimana cara budidaya ikan patin yang menguntungkan agar cepat panen melalui artikel berikut ini.

Cara Budidaya Ikan Patin yang Menguntungkan Agar Cepat Panen

Bingung Mau Bisnis Apa?

Banyak sekali pebisnis pemula yang masih kebingungan untuk memilih bisnis apakah sebagai awal perjalanan bisnisnya. Sebagian memilih untuk berbisnis kuliner, ada yang mencoba peruntungannya di bidang tekstil, ada pula yang jual beli di bidang properti.

Beberapa jenis tersebut mungkin sudah umum di telinga Anda. Tetapi pernahkan Anda berpikir bahwa semakin umum suatu bisnis maka akan semakin banyak pula pemain di dalamnya. Hal ini berarti bahwa akan semakin banyak pula pesaing bisnis Anda.

Maka dari itu, kami disini ingin mengajak Anda untuk melihat sebuah bisnis yang bisa dibilang masih belum umum yaitu budidaya ikan patin. Bisnis yang satu ini bisa memberikan banyak keuntungan jika Anda lakukan dengan tekun dan benar.

Tetapi pada dasarnya bisnis apapun yang Anda jalankan dibutuhkan pengaturan keuangan yang baik agar bisa berjalan dengan lancar dan sukses. Percuma kan jika memulai bisnis yang baik tetapi tidak diimbangi dengan sistem keuangan yang tepat.

Peluang Bisnis Budidaya Ikan Patin

Jika pada awalnya budidaya ikan patin hanyalah sebuah hobi, maka kini bisa Anda manfaatkan sebagai peluang bisnis yang sangat menguntungkan. Salah satunya adalah membudidayakan ikan patin. Mengapa harus ikan patin?

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa ikan patin merupakan salah satu jenis ikan air awa yang mempunyai peluang ekonomi baik untuk dibudidayakan. Jenis ikan yang satu ini pun sudah dikenal dimana-mana khususnya oleh masyarakat Indonesia dan sudah tersebar hingga ke pelosok di pedesaan, bahkan banyak sekali orang yang menggemarinya.

Ikan patin atau yang memiliki nama ilmiah Pangasius Hypophthalmus adalah ikan sejenis lele yang tergolong dalam catfish. Kedua ikan tersebut sama-sama mempunyai kumis atau sungut dengan karakter unik yaitu tidak mempunyai sisik dan mempunyai semacam duri yang cukup tajam pada bagian siripnya.

Jenis ikan ini mempunyai habitat asli di sungai kawasan Sumatra, Kalimantan, dan Jawa. Ukuran ikan patin dewasa bisa mencapai hingga 1 sampai 2 meter.  Mengapa budidaya ikan patin sekarang ini termasuk salah satu bisnis yang cukup potensial?

Penyebabnya adalah karena sekarang ini pemerintah sudah mengeluarkan sebuah kebijakan terkait dengan pembatasan kuota impor ikan sehingga  peningkatan produksi ikan dalam negeri akan menjadi tumpuan kebutuhan pasar lokal.

Ikan patin sendiri merupakan ikan yang pertumbuhannya bisa dibilang sangat cepat, sehingga budiday ikan patin ini bisa menjadi alternatif tepat dalam menangani hal tersebut.

Perlu diketahui bahwa budidaya ikan patin di dalam kolam bisa dibilang sangat cepat, dalam waktu 6 bulan saja ikan patin bisa tumbuh dengan panjang mencapai 35 sampai 40 cm dengan berat sekitar 1 kg, selama pemeliharaan ikan ini dilakukan secara teratur.

Disamping itu, harga jual ikan patin ini juga sangat tinggi dan peminatnya pun tak kalah banyak jika dibandingkan dengan jenis ikan lainnya. Jadi bisa dipastikan Anda akan mendapatkan keuntungan yang cukup besar dari bisnis ini.

Hal yang tak kalah menarik lainnya adalah ikan patin ini banyak dicari oleh pembeli karena mengandung banyak gizi yang sangat bermanfaat. Ikan patin mempunyai kandungan lemak rendah daripada jenis ikan lainnya. Kandungan lemak esensial EPA (0,31%) dan DHA (4,74%) serta lemak tak jenuh USFA (50%).

Hal ini berarti ikan patin mempunyai kandungan kolesterol yang sangat rendah (21-39 mg/ 100 gram) sehingga akan sangat bagus untuk dikonsumsi dan cocok bagi Anda yang kini sedang menjalankan program diet.

Maka tak heran walaupun harganya lumayan tinggi tetapi ikan patin tak pernah sepi dari peminat. Nah, jika Anda berminat untuk membudidayakan ikan patin, berikut ini kami akan bagikan  cara budidaya ikan patin yang menguntungkan agar cepat panen  dan menikmati hasilnya!

Cara Budidaya Ikan Patin Agar Cepat Panen

Umumnya, banyak sekali pebisni pemulai yang menghindari usaha budidaya semacam ini. Alasan utamanya adalah karena mereka takut gagal dan langsung terbayang bagaimana  repotnya membudidayakan ikan.

Namun perlu Anda ketahui bahwa sebenarnya budidaya ikan patin ini tidak sesulit yang Anda bayangkan. Anda  bisa melakukannya dengan mudah melalui tips-tips berikut ini, dijamin Anda nantinya akan lebih cepat panen dan mendapat untung melimpah:

  1. Mencari Lokasi yang Tepat

Lokasi menjadi hal yang paling utama dalam membudidayakan ikan patin, karena pada dasarnya ikan patin mempunyai habitat yaitu di alam bebas atau sungai. Dalam membudidaykan ikan patin Anda harus paham bagaimana syarat lokasi yang cocok untuk habitat ikan patin.

Berikut ini adalah beberapa hal yang harus Anda perhatikan ketika aka akan memilih lokasi untuk budidaya ikan patin :

  • Pemilihan lokasi untuk budidaya ikan patin harus dengan jenis tanah lempung, ini karena cocok untuk dijadikan sebagai kolam.
  • Usahakan lokasi yang dipilih berada ditempat terbukan, mendapatkan cahaya matahari.
  • Kualitas air, air yang digunakan untuk mengairi kolam budidaya ikan patin harus bersih, tidak keruh ataupun tercemari oleh limbah yang berbahaya.
  • Suhu yang ideal dalam kolam adalah sekitar 26 sampai 28 derajat celcius.
  • Ph Air dengan keasaman 6,5 sampai 7 (pH standar).
  • Alternatif lokasi yang lainnya untuk membudidayakan ikan pating adalah model keramba. Hal ini bisa diterapkan apabila dilingkungan Anda tidak jauh dari sungai, bendungan, ataupun irigasi yang lainnya dengan arus yang tidak besar.
  • Untuk pembuatan kolamnya bisa dibentuk seperi halnya kolam pada ternak lele, karena budidaya ikan patin tidak jauh berbeda dengan ikan lele.

  1. Pilih Bibit yang Baik

Faktor keberhasilan dalam membudidayakan ikan patin yang kedua terletak pada bibit ikan patin itu sendiri.

Jika Anda masih belajar dalam membudidayakan ikan patin, kami menyarankan kepada Anda untuk menggunakan bibit patin yang dibeli dari peternak. Hal ini karena akan lebih cepat dan kualitas bibitnya pun tidak perlu diragukan lagi.

Cara Budidaya Ikan Patin yang Menguntungkan Agar Cepat Panen

Dalam pemilihan bibit ikan patin, ada beberapa faktor yang harus diperhatikan, yaitu :

  • Cermati fisik atau kesehatan bibit ikan patin, bibit yang berkualitas mempunyai tubuh yang profesional dengan ciri-ciri sebagai berikut ini :
  1. Ukuran kepala dan tubuhnya seimbang.
  2. Mempunyai pergerakan yang lebih lincah, tidak memiliki luka, sungut sempurna, warna tubuh yang nampak mengkilat dan cerah.
  • Ukuran benih ikan patin yang seragam, ini bertujuan untuk menghindari kasus kanibal walaupun hal tersebut sangat jarang terjadi.
  • Pastikan benih ikan patin yang Anda gunakan berasal dari indukan patin berkualitas ungul dan bukan merupakan hasil pemijahan dari kekerabatan dekat (inbreeding).
  • Anda harus tanyakan penyakit kepada penangkarnya, apakah bibit patin tersebut pernah terjangkit penyakit atau tidak. Tanyakan juga bagaimana perlakuan bibit patin sebelumnya, apakah menggunakan vitamin, probiotik, atau antiobiotik.

  1. Pemeliharaan yang Tepat

Walaupun budidaya ikan patin bisa dibilang cepat, pastinya Anda harus melakukan pemeliharaan secara tepat supaya ikan patin nantiya dapat dipanen dengan tepat waktu dan memiliki ukuran besar serta berkualitas baik.

Ada tiga hal yang harus diperhatikan untuk memelihara ikan patin agar bisa tumbuh dengan baik dan optimal :

  • Kondisi kolam yang digunakan untuk budidaya ikan patin jika kurang baik maka bisa menyebabkan ikan patin mudah terserang berbagai penyakit dan bahkan kematian bibit ikan patin di kolam Anda. Maka dari itu, air untuk mengaliri kolam ikan harus berasal dari sumber air yang bersih. Apabila kolam terlalu asam maka sebaiknya berikan kapur supaya pH stabil.
  • Sebelum bibit patin dimasukann ke dalam kolam, harus dilakukan pemupukan terlebih dahulu. Hal ini bertujuan untuk merangsang pertumbuhan pakan alami yang diperlukan oleh ikan.
  • Pemberian pakan harus secara bertahap yaitu pada pagi dan sore hari, dimana pada bibit patin yang baru Anda masukkan ke dalam kolam jangan sampai diberi pakan pelet dahulu. Biarkan bibit tersebut memakan zooplangton yang telah tersedia di kolam. Baru setelah itu Anda bisa berikan pakan pelet. Jumlah pemberian pakan pada ikan ini akan berubah setiap bulannya, ini karena perlu disesuaikan dengan kondisi pertumbuhan ikan patin. Pakan yang harus diberikan perhari adalah 3 sampai 5% dari berat badan ikan.
  1. Penanganan Hama dan Penyakit

Salah satu masalah yang sering terjadi dalam membudidayakan ikan patin adalah terserang hama dan juga penyakit. Anda bisa mencegah akses masuk hama ke dalam kolam dengan cara memasang lampu penerangan di sekitar kolam. Hama biasanya enggan masuk jika ada cahaya lampu.

Penyakit pada ikan patin ada yang dikarenakan infeksi dan non-infeksi. Penyakin non-infeksi ialah penyakit yang bisa timbul karena adanya gangguan faktor yang bukan patogen. Namun penyakit non-infeksi ini tidak akan menular.

Sementara itu, penyakit infeksi adalah penyakit yang timbul karena adanya gangguan organisme patogen. Apabila Anda membasmi hama dan juga penyakit dengan cara yang tepat maka ikan patin akan tumbuh dengan baik dan kualitasnya pun bisa lebih baik.

  1. Prosen Panen yang Tepat

Tips terakhir adalah memanen ikan patin dengan cara yang tepat sehingga ikan patin nantinya tidak mengalami kematian ataupun cacat ketika dipanen. Misalnya saja jika penangkapan ikan dilakukan dengan menggunakan jala apung tentu akan membuat ikan menjadi luka-luka.

Jadi, sebaiknya penangkapan ikan patin harus dimulai dibagian hilir lalu bergerak ke bagian hulu. Sehingga jika ikan patin didorong dengan keras maka ikan patin akan terpojok di bagian hulu.

Budidaya Ikan Patin Tidaklah Sulit

Dalam menjalankan bisnis pastinya akan ada banyak sekali masalah, seperti halnya dengan bisnis budidaya ikan patin ini. Tetapi semua itu bisa Anda lalui jika Anda fokus dan semangat dalam menjalankannya.

Kembangkan usaha Anda dengan bertahap dan selalu fokus pada intinya, sehingga bisnis Anda nantinya bisa berkembang baik sebagaimana mestinya. Kami yakin bahwa Anda bisa menjadi pebisnis ikan patin yang berhasil dan sukses jika Anda mengaplikasikan tips-tips budidaya ikan patin  agar cepat panen diatas.

Selamat Mencoba!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here