Cara Budidaya Ikan Nila Dengan Kolam Terpal Untuk Pemula

0
133

Cara Budidaya Ikan Nila Dengan Kolam Terpal Untuk Pemula

Cara Budidaya Ikan Nila Dengan Kolam Terpal Untuk Pemula

Cara Budidaya Ikan Nila Dengan Kolam Terpal Untuk Pemula – Memelihara ikan nila bukan hanya dijadikan sebagai koleksi ikan hias saja. Namun kebanyakan juga menggunakan ikan nila sebagai salah satu obyek budidaya perikanan yang menjanjikan. Karena di pasar sangat banyak permintaan terhadap ikan nila ini. Baik untuk pelaku bisnis rumah makan, restaurant ataupun kebutuhan masakan rumahan. Berapapun ikan yang kita panen pasti akan di terima oleh pasar.

Untuk itu menjalankan bisnis budidaya ikan nila tidak akan surut mengingat kebutuhan ikan di Indonesia yang tidak pernah surut. Dan bagi Anda yang ingin melakukan bisnis ini, bisa mengikuti beberapa hal berikut ini agar budidaya ikan nila berhasil.

  1. Menentukan lokasi budidaya ikan Nila

Ikan nila bisa dibudidayakan di berbagi tempat baik dalam kolam tanah, kolam semen, hingga akuarium. Tetapi bagi Anda yang baru memulai usaha budidaya ikan nila dapat melakukan budidaya di kolam terpal karena merupakan pililhan yang paling aman. Dan beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memilih lokasi kolam adalah :

  • Pilih lokasi yang memudahakan Anda untuk mengawasi kolam setiap saat;
  • Lokasi kolam tidak ada ada rumput liar dan tidak ada pohon rindang di sekitarnya.
  • Dapat terkena sinar matahari dengan baik.

 

  1. Pembuatan Kolam untuk Budidaya Ikan Nila
  • Pertama buat galian tanah dengan kedalaman Kolam kurang lebih 70 cm dan ratakan dasar tanah yang telah digali.
  • Gunakan batu bata pada dasar galian untuk mempermudah pengecekan tinggi dan pengisian air (susun secara merata dengan ketinggian yang sama);
  • Lalu buat tanggul agar terpal tetap kuat dan tidak mudah rusak.
  • Taburkan sekam di dasar kolam secara merata;
  • Kemudian pasang terpal dan beri pemberat pada ujung terpal yang berfungsi agar terpal tidak mudah bergeser
  • Buatlah sanitasi air untuk mempermudah pembersihan kolam terpal.
  • Setelah pemasangan terpal selesai Anda dapat mulai mengisi kolam terpal dengan air.

 

  1. Pemilihan Bibit untuk Budidaya Ikan Nila

Untuk mendapatkan bibit dapat dilakukan dengan 2 cara,yaitu dengan menggunakan induk an ikan nila atau dengan membeli ikan nila langsung di pasar atau koperasi perikanan.

Cara memilih bibit ikan nila yang berkualitas dapat dilakukan dengan memperhatikan beberapa ciri seperti berikut ini :

  • Bibit dengan warna belang yang jelas dengan ukuran kurang lebih 12 cm;
  • Bibit yang lincah dan fisiknya nya tidak ada yang cacat.
  • Pastikan bibit memiliki warna yang sama dan setiap bibit memiliki berat kurang lebih 30 gram.

 

  1. Penyebaran Bibit

Melakukan penyebaran bibit juga tidak bisa dilakukan secara asal asalan. Ada beberapa hal juga yang perlu diperhatikan. Karena walaupun ikan nila merupakan ikan yang memiliki daya tahan yang kuat, proses penebaran benih tetap tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Harus secara berhati – hati agar ikan tidak stres.

  1. Perawatan dan Masa Panen

Setelah memiliki bibit ikan nila di dalam kolam yang tak boleh ditinggalkan adalah cara perawatan ikan nila agar dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Pada umumnya dapat dilakukan dengan pemberian pakan secara teratur dan menjaga kebersihan kolam.

Pemberian pakan dapat dilakukan setidaknya 2 atau 3 kali sehari. Jenis pakan yang baik adalah pakan dengan kandungan protein, lemak, karbohidrat, mineral, dan vitamin. Biasanya ikan nila juga bisa diberikan pakan berupa siput sawah atau sayuran yang sudah dipotong kecil-kecil.

Masa panen biasanya pada waktu 6 bulan, yaitu ketika ikan nila akan mencapai berat idealnya yaitu sekitar 500 gram yang artinya ikan sudah siap dipanen.

Itulah tips budidaya ikan nila yang bisa Anda coba terapkan. Semoga bermanfaat, dan selamat mencoba.

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here