Fungsi Anatomi Tubuh Ikan

0
94
Sistem Sceleton Ikan

Zonaikan.com – Fungsi Anatomi Tubuh Ikan. Anatomi ikan merupakan bagian tubuh ikan yang mencakup topografi ikan, yakni bagian dalam dari tubuh ikan secara menyeluruh. Adapun alat-alat dalam (viscasra) ikan adalah sebagai berikut:

Sistem Digestoria (Pencernaan)

Sistem DigestoriaSistem ini mencakup sistem pencernaan dan kelenjar pencernaan. Adapun urutan dari saluran tersebut adalah sebagai berikut: bagian mulut, rongga mulut, pharinx, oesophagus, pylorus, lambung (ventriculus), usus, dan yang terakhir anus.

Beberapa bagian sistem pencernaan terdiri dari:

Rongga mulut adalah bibir, dasar mulut, langit-langit, dan gigi.
Oesophagus pada tubuh ikan terbilang sangat pendek dan memiliki kemampuan untuk bisa menggelembung. Lambung atau ventriculus memiliki bentuk memanjang, bentuknya mirip dengan huruf J sampai U dan mempunyai ukuran yang besar.

Usus atau intestinum pada bagian tubuh ikan sangat besar. Memiliki banyak lipatan untuk dapat memperluas penyerapan makanan kelenjar pencernaan yang terdiri dari pankreas dan hati. Bagian hati ini sendiri berjumlah dua buah dengan bentuk padat, dan memiliki kantung empedu yang bisa menghasilkan cairan empedu.

Hati memiliki fungsi sebagai tempat untuk menyimpan lemak dan glikogen, pada perusakan sel darah merah serta kimiawi darah seperti misalnya pembentuk senyawa dan urea yang berkaitan dengan ekskresi nitrogen. Pankreas akan mensekreasikan banyak enzim yang memiliki fungsi pada sistem pencernaan.

Otot

Ikan pada umumnya memiliki 3 otot utama, yaitu otot rangka, otot jantung, dan otot polos. Berikut ini adalah sedikit penjelasan mengenai otot-otot tersebut:macam otot

Otot Rangka

Susunan otot rangka di bagian tubuh ikan memiliki sifat kokoh. Fungsinya adalah untuk membentuk tubuh dan bergerak.

Otot Polos

Otot polos ada di beberapa bagian tertentu, seperti di sistem pencernaan, gelembung renang, sistem reproduksi, dan ekskresi. Otot polos ini memiliki sifat involuntari.

Otot Jantung

Tersusun atas jaringan pengikat dan otot, otot jantung ikan memiliki warna merah gelap. Otot jantung ini juga memiliki sifat involuntary.

Sistem Sceleton Ikan

Sistem Sceleton IkanSistem sceleton merupakan bagian punggung yang dimiliki oleh ikan teleostei, dimana bagian ini terbagi dalam 2 bagian, yakni tulang punggung di bagian tubuh dan ekor. Di bagian tulang punggung atau truncus umumnya memiliki tulang rusuk, sedangkan di bagian ekornya tidak.

Secara embrionik, bagian tulang punggung mengalami perkembangan dari sceletoteme yang ada di sekitar notchorda dan batang syaraf. Masing-masing pasangan scerototeme akan berkembang menjadi 4 pasang yang disebut dengan arcualia.

Di beberapa ikan tertentu, pembentuk pusat tulang punggung atau centrum bukan hanya dari arcualia. Namun dari sel mesenchyme yang ada di sekitar notochorada, yang kemudian membentuk centrum atau pusat bersama-sama dengan arcualia.

Sistem Circularis Ikan

Sistem Circularis IkanJantung

Bagian jantung pada ikan terdiri dari dua ruas yang berada di posterios lengkung insang. Kedua ruang ini merupakan atrium (auricle) yang memiliki dinding tebal. Pada bagian jantung juga memiliki sebuah ruang tambahan dengan dinding tipis yang disebut dengan sinus venosus.

Sinus venosus memiliki fungsi untuk menampung darah yang berasal dari vena hepaticus dan ductus cuveri, lalu mengirimkannya langsung menuju atrium. Di sela-sela antara atrium dengan sinus venosus terdapat sebuah katup sinuatriul. Conus arterious pada ikan teleostei dapat berkembang dengan baik, namun tidak memiliki bulbus arterious.

Pembuluh Darah

Darah memiliki fungsi untuk mensuplai makanan ke seluruh sel tubuh, membawa oksigen menuju jaringan tubuh, membawa enzime serta hormon ke organ yang membutuhkan. Pertukaran oksigen yang berasal dari air dengan CO2 biasanya terjadi di bagian semi permeabel, yakni pembuluh yang ada di bagian insang.

Di sekitar insang juga akan terjadi proses pengeluaran kotoran yang bernitrogen dan bagian insanga akan mengeliminir mineral yang digunakan. Jantung akan mengeluarkan darah yang kurang akan oksigen, namun memiliki kadar CO yang sangat tinggi.

Pembuluh darah yang ada pada embrio ataupun dewasa memiliki peran penting untuk pembentukan darah. Pada cylostoma, sel darah akan terbentuk dalam suatu limpa yang kemudian menyebar di sub mucusa oesophagus chondiricies.

Terdapat sebuah struktur yang disebut dengan leydig yang dapat dibentuk leokosit. Jika misalnya limpa dihilangkan maka organ tersebut dapat dipastikan mampu membentuk leukosit.

Pada ikan berahang, limpa bisa dilihat dengan jelas yang dimana terdiri dari cortex berwarna merah dan medula (bagian dalam) yang memiliki warna putih. Pada trombosit dan eritrisit umumya akan dibentuk oleh cortex, sedangkan granulosit dan limposit akan dibentuk oleh medulanya.

Pada actinopterygii, limpa memiliki fungsi untuk melebur crythocyte. Thrombokcycte umumnya akan dibentuk pada ginjal mesonepros dan granuloyte yang berasal dari hati, gonade, sub mucosa oesophagus, dan ginal mesonepros.

Sistem Respiratoria Ikan

Sistem Respiratoria IkanInsang merupakan organ penting yang berfungsi sebagai sistem pernapasan pada ikan. Namun ada juga ikan yang sistem pernapasannya memanfaatkan udara sebagai sumber oksigen.

Sedangkan untuk celah insang sendiri biasanya berjumlah 5 pasang, namun di beberapa jenis yang tertentu ada juga yang memiliki 6 sampai 7 pasang celah insang. Pertukaran antara oksigen dengan karbondioksida biasanya terjadi dalam lamela insang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here