Cara Memelihara Ikan Toman (Giant Snakehead) dan Makanannya

0
1385
Ikan Toman Giant Snakehead

Cara Memelihara Ikan Toman (Giant Snakehead) dan Makanannya – Ikan predator toman snakehead hanya digunakan di Indonesia dan Malaysia saja sedangkan untuk daerah lain memiliki nama yang berbeda, ikan ini kebanyakan dikenal dengan nama giant snakehead (Channa micropeltes) karena ikan toman yang telah dewasa dapat mencapai tinggi sekitar 150 cm dan merupakan ikan terbesar kedua dalam family Channida.

Sebagai ikan predator yang ganas, ikan toman alias giant snakehead (Channa micropeltes) dianggap sebagai ikan channa tangkapan di wilayah Asia Tenggara dan juga dijadikan sumber makanan yang baik. Rahang besar mereka yang kuat dilapisi dengan gigi tajam. Menariknya, ikan toman juga telah lama menjadi primadona di kalangan penggemar ikan hias predator. Toman pun dipelihara di banyak akuarium rumahan, terkadang bersama spesies ikan predator lainnya.

Ikan ini mempunyai warna tubuh yang sangat menarik dengan postur silindris memanjang. Ikan toman yang masih muda berwarna merah, dengan garis strip hitam dan oranye melintang pada tubuhnya setelah ikan ini berusia lebih dari dua bulan. Seiring dengan bertambahnya usia ikan, garis strip dan warna merahnya akan menghilang dan digantikan dengan warna pola hitam keabu-abuan atas dan putih pada bagian perut.

Nama ilmiah: Channa micropeltes
Spesies: C. micropeltes
Klasifikasi lebih tinggi: Gabus-gabusan
Famili: Channidae
Kelas: Actinopterygii

Jenis Ikan Toman

Jenis ikan toman pada umumnya terdapat dua jenis yang biasanya di kenal di masyarakat. Yaitu ikan Toman hias dan ikan toman konsumsi. Untuk ikan toman hias biasanya disebut dengan nama ikan toman bunga. Jenis toman bunga ini sering dijadikan untuk ikan hias di Akuarium.

Alasan kenapa dinamakan ikan Toman karena mempunyai pola sisik dan corak warna yang menyerupai bunga. Nah dibawah ini adalah jenis ikan toman selengkapnya lengkap beserta foto gambarnya.

Ikan Toman Red Maru

Ikan toman Red Maru ini satu golongan dengan jenis ikan toman bunga. Warna yang khas pada badan ikan toman red maru ini ialah merah yang hampir terdapat diseluruh bagian tubuhnya.

Untuk tubuh ikan toman red maru dibagian tengah terdapat motif bunga yang memiliki warna hitam. Untuk harga ikan toman Red Maru ini memiliki harga jual yang cukup mahal, akan tetapi meskipun harganya mahal masih banyak yang mencari untuk memilikinya baik dari dalam maupun dari luar negeri.

Ikan Toman Red Maru

Ikan Toman Blue Maru – Warna dan corak motifnya dominan biru yang terdapat di bagian kepala dan punggung ikan ini, sesuai dengan namanya yaitu Ikan Toman Blue Maru. Sementara itu dibagian bawah tubuhnya ada warna putih dan hitam.

Anda dapat membeli ikan jenis red maru ini di toko online yang terpercaya dengan melihat review dan ratingnya. Di marketplace sudah ada yang menjual ikan toman red maru ini.

Ikan Toman Yellow Maru

Ikan yang dominan warna kuning dan hitam dibagian tubuhnya ini harganya cukup mahal. Selain itu jenis Yellow Maru juga termasuk langka sehingga cukup susah untuk mendapatkannya.

Warna ikan toman yellow maru ini kuning dengan motif motif hitam yang cantik membuat banyak orang ingin memeliharanya. Oleh karena itu ikan ini menjadi buronan bagi para pecinta ikan hias.

Harga Ikan Toman Saat Ini

Jenis Ikan TomanHarga
Toman Redline MaruRp 50.000
Toman Blue MaruRp 200.000
Toman Yellow MaruRp 40.000

Sebaran

Spesies toman tersebar luas di sebagian besar wilayah Asia Tenggara, dengan jangkauan sebarannya mencapai barat daya, dari drainase Sungai Mekong di Laos, Thailand, Kamboja (termasuk sistem danau Tonle Sap), dan Vietnam, sampai ke (semenanjung) Thailand tengah dan selatan, Semenanjung Malaysia, Singapura, dan Kepulauan Sunda Besar di Sumatra, Kalimantan, dan Jawa. Ikan ini juga muncul di sejumlah kepulauan kecil seperti Bangka dan Belitung.

Habitat ikan toman

Ikan toman suka hidup di lingkungan perairan yang bergerak lambat seperti saluran sungai dataran rendah yang besar dan dalam, danau pedalaman, dan rawa, termasuk kanal dan bendungan buatan manusia.

Ukuran standar

Ikan toman bisa tumbuh sampai panjang 1 hingga 1,3 meter.

Ikan toman idealnya dipelihara dalam akuarium umum yang besar, namun para penghobi ikan predator juga banyak yang memeliharanya di akuarium rumahan. Ikan ini memang relatif tidak sulit dipelihara meskipun beberapa tutupan permukaan dalam bentuk dedaunan mengambang dan menggantung atau cabang-cabang tanaman sangat disukainya. Tidak seperti kebanyakan spesies Channa lainnya, ikan toman membutuhkan banyak ruang untuk berenang bebas.

Sangat penting untuk menggunakan penutup akuarium yang rapat karena spesies Channa terkenal karena kemampuan mereka untuk melompat atau melarikan diri. Akuarium harus mempunyai celah udara di antara penutup dan permukaan air karena ikan ini membutuhkan akses pada lapisan udara lembab.

Ikan toman membutuhkan akuarium bersuhu 20-30 °C, dengan ph 6.0-8.0, dan tingkat kesadahan air 36-357 ppm.

Ternyata ikan Toman ini juga termasuk dalam jenis ikan hias sobat zona hewan. Anda bisa membelinya di marketplace dengan berbagai ukuran dan pilihan.

Ikan Toman masih satu saudara dengan ikan gabus. Berkaitan dengan harga ikan toman ini tidak terlalu berbeda dengan harga ikan gabung. Yang membedakan hanya ukuran dan jenisnya saja.

Makanan ikan toman

Di alam predator ini biasa memangsa ikan-ikan kecil, amfibi, invertebrata, dan serangga darat, tetapi dalam banyak kasus mereka bisa beradaptasi dengan pakan lain di penangkaran. Beberapa spesimen bahkan mau memakan pakan kering meskipun ini sebaiknya tidak dijadikan makanan pokok.

Ikan toman muda dapat diberi larva chironomid (cacing darah), cacing tanah kecil, udang cincang, dan sejenisnya, sementara toman dewasa bisa diberi potongan daging ikan, udang, kerang, dan lainnya. Ikan toman tua tidak memerlukan makanan setiap hari, cukup 2-3 kali per minggu.

Spesies ini tidak boleh diberi makan daging mamalia atau unggas seperti jantung sapi atau ayam. Lipid yang terkandung di dalamnya tidak dapat dimetabolisme dengan baik oleh ikan dan dapat menyebabkan timbunan lemak berlebih dan bahkan degenerasi organ.

Demikian pula tidak ada manfaatnya memberikan pakan ikan hidup pada toman seperti ikan jenis livebearer (molly, platy, dan sejenisnya) atau ikan mas kecil yang beresiko membawa parasit atau penyakit dan cenderung tidak memiliki nilai gizi tinggi kecuali sudah dikondisikan dengan benar sebelumnya.

Perilaku

Ikan toman sebaiknya dipelihara dalam akuarium khusus toman, tetapi mereka sebenarnya juga dapat dipelihara bersama ikan predator berukuran sama jika tersedia ruang yang cukup. Ikan remaja relatif damai dengan satu sama lain, tetapi akan menjadi agresif ketika mereka mencapai kematangan seksual.

Ikan toman juga disebut sebagai snakehead Indonesia, line red atau redline snakehead, yang terakhir mengacu pada penampilan ikan remaja yang sering muncul dalam perdagangan ikan hias, meskipun ikan ini sebenarnya tidak sesuai untuk akuarium rumahan.

Media terkadang berlebihan menyebut toman sebagai ikan “monster” yang menakutkan dan invasif dengan reputasi membunuh lebih banyak ikan daripada yang bisa mereka makan, dan bahkan sesekali membunuh manusia. Pada kenyataannya, tidak ada bukti bahwa ikan toman pernah membunuh manusia.

Demikianlah pembahasan singkat mengenai ikan toman alias giant snakehead. Semoga ini bisa menambah wawasan para pecinta ikan predator semuanya ya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here