Jenis-Jenis Ikan yang Mudah Untuk Dipelihara di Air Kotor

0
274
Ikan Tambakang

Zonaikan.com Seperti yang kita ketahui bahwa ikan air tawar  sudah seharusnya dibudidaya di perairan yang bersih. Namun tak jarang, ada beberapa kondisi yang mengharuskan hal tersebut tidak mungkin terjadi.

Salah satunya dikarenakan limbah rumah tangga ataupun limbah pabrik yang tidak bisa dihindari. Lalu, jenis ikan apa sajakah yang mampu bertahan hidup dengan kondisi air yang kotor?

Ada banyak sekali jenis-jenis ikan di dunia ini yang mampu bertahan hidup di perairan yang kotor. Ikan-ikan tersebut digolongkan menjadi dua macam jenis, yaitu ikan yang biasa dibudidaya atau dipelihara dan ikan liar. Berikut ini adalah jenis-jenis ikan tersebut.

Ikan yang Biasa Dibudidaya atau Dipelihara

  1. Ikan Mujair

Ikan MujairIkan Mujair merupakan ikan yang asalnya dari Afrika Selatan, namun kini sudah banyak ditemukan di Indonesia. Tempat hidup yang paling ideal untuk ikan mujair adalah di perairan dengan kondisi yang tenang seperti sungai, bendungan, dan danau air tawar.

Meskipun ikan ini bisa dipelihara atau dibudidaya dalam akuarium, namun mereka tidak akan bisa tumbuh secepat air mujair yang dipelihara di kolam ataupun alam terbuka. Ikan mujair merupakan spesies yang bandel (bisa beradaptasi dengan mudah di berbagai kondisi lingkungan yang kurang ideal).

Ikan ini memang bisa hidup dengan mudah di perairan air tawar atau payau dan mengalami perkembangbiakan cukup cepat. Selain itu, mujair juga bisa dipelihara dengan mudah dimana saja, baik itu di dataran rendah ataupun dataran tinggi.

  1. Ikan Nila

Ikan NilaIkan nila merupakan salah satu jenis ikan konsumsi air tawar. Jenis ikan air tawar yang satu ini berasal dari Sungai Nil yang berada di Afrika Utara. Ikan ini masih satu kerabat dengan ikan mujair.  Namun pertumbuhan ikan nilai lebih pesat jika dibandingkan dengan ikan mujair sehingga memiliki bentuk yang lebih kokoh dan besar.

Selain itu, ikan nila kini banyak digunakan karena memiliki banyak keunggulan daripada jenis ikan air tawar yang lainnya. Beberapa keunggulan yang dimiliki oleh ikan nila adalah tingginya resistansi terhadap kualitas air dan juga penyakit dan mempunyai kemampuan tumbuh yang lebih baik.

Bahkan ikan nilai juga bisa tumbuh dengan mudah dalam berbagai tempat budidaya yang dikelola secara tradisional ataupun sistem budidaya intensif.  Nila juga mampu bertahan hidup dalam kondisi air yang kotor.

  1. Ikan Gurame

Ikan GuramiIkan gurame adalah ikan asli Indonesia, dimana ikan ini berasal dari perairan di wilayah Jawa Barat. Jika dilihat berdasarkan permintaan pasar, ikan gurami menjadi salah satu komoditi perikanan air tawar yang sangat penting karena memang tingkat peminatnya lumayan besar.

Di alam bebas, ikan gurami biasa hidup di sungai, danau, dan juga rawa-rawa. Ikan ini sangat menyukai kolam-kolam dangkal yang didalamnya terdapat banyak tumbuhan. Sesekali gurami akan muncul ke bagian permukaan untuk bernapas secara langsung dari udara.

Gurami bisa hidup dengan baik di dataran rendah ataupun dataran tinggi. Ikan air tawar ini memiliki alat pernapasan tambahan, maka tak heran jika gurame memiliki ketahanan yang cukup baik terhadap kondisi lingkungan yang kekurangan oksigen.

  1. Ikan Tambakang

Ikan TambakangIkan tambakang adalah jenis ikan air tawar yang aslinya berasal dari daerah tropis, lebih tepatnya di Asia Tenggara. Ikan ini pada awalnya berasal dari Thailand sebelum akhirnya menyebar ke seluruh dunia.

Tambakang juga biasa disebut sebagai ikan poni karena memiliki bentuk tubuh yang gepeng, dimana pada bagian punggungnya ditumbuhi oleh banyak duri. Itulah yang menjadi alasan mengapa ikan tambakang sangat cocok jika dipelihara dalam kolam yang banyak diganggu oleh ular pemakan ikan.

  1. Ikan Sepat Siam

Ikan Sepat SiamIkan sepat siam merupakan jenis ikan air tawar yang masih satu keluarga dengan gurami. Di wilayah Jawa Timur, ikan sepat siam biasa disebut dengan sliper. Ikan ini memiliki warna perak kusam sedikit kehitaman hingga di seluruh bagian tubuhnya. Bentuknya mirip seperti ikan gurami, namun sepat siam lebih kecil dan langsing.

Sepat siam biasa hidup di danau, rawa-rawa, sungai dan juga parit yang berair tenang, terutama yang ditumbuhi oleh banyak tumbuhan. Di alam bebas, ikan sepat siam biasa memangsa hewan-hewan kecil yang berada di perairan seperti alga, lumut, dan serangga kecil.

Ikan Liar

  1. Ikan Lele

Ikan LeleIkan lele merupakan jenis ikan yang biasa hidup di air tawar. Jenis ikan air tawar ini sangat mudah untuk dikenali karena memiliki tubuh yang licin, sedikit pipih memanjang, dan memiliki kumis yang cukup panjang.

Biasanya banyak dijumpai di sungai, rawa, ataupun danau. Meskipun ikan lele cukup berbahaya karena mempunyai duri beracun, tetapi banyak sekali orang yang membudidayakan ikan ini karena memiliki daging yang rasanya sangat lezat.

  1. Ikan Gabus

Ikan GabusTerkenal dengan julukan snake head karena memiliki badan yang berbentuk silinder dengan bagian kepala pipih bersisik seperti halnya ular. Meskipun kehadiran ikan gabus cukup merugikan karena sering memangsa ikan kecil, banyak juga orang yang membudidayakan ikan gabus ini di kolam khusus karena juga memiliki daging yang sangat lezat.

Selain memiliki daging yang rasanya sangat lezat, ikan gabus banyak dibudidayakan karena harganya di pasaran tergolong cukup mahal baik itu dalam bentuk yang masih segar ataupun kering (ikan asin).

  1. Belut

BelutBelut memiliki ukuran tubuh yang cukup panjang sehingga mirip seperti ular. Belut bisa dijumpai dengan mudah sebagai ikan liar di sawah ataupun sungai.

Demikian ulasan kami tentang Jenis-Jenis Ikan yang Mudah Untuk Dipelihara di Air Kotor semoga bermanfaat untuk sobat zona ikan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here