Mengenal Ikan Channa Alias Si Gabus Hias, Booming Berkat Kecantikannya

0
240

Zonaikan.com – Mengenal Ikan Channa Alias Si Gabus Hias, Booming Berkat Kecantikannya, Dijuluki Kaisar Kepala Ular. Nama ikan channa alias si gabus hias sekarang sedang naik daun pada Indonesia, termasuk Pulau Bali. Ikan channa bisa memikat hati para penggemar ikan hias buat dijadikan fauna peliharaan pada rumah.

Bahkan ikan ini sedang booming. Ini tidak lain lantaran kecantikannya sebagai akibatnya sangat memikat buat dikoleksi. Perlahan pesona ikan channa pun mulai mengalahkan ikan cupang, yang harganya makin tinggi sebagai akibatnya minat rakyat mulai menurun.

Lalu, misalnya apa sebenarnya ikan channa ini sampai sanggup booming pada masa pandemi ini? Yuk kita mengenal lebih dekat menggunakan ikan channa yang harganya pula mencapai jutaan ini.

Jenis Ikan ChannaChanna adalah nama keluarga buat ikan gabus, ya nama ikan yang biasa tersaji menjadi santapan sebagian orang. Istilah channa merujuk dalam nama ilmiah family Channidae. Sama misalnya cupang, ikan chana pula bersifat teritorial dan menyerang sesama jenis yang masuk ke wilayahnya.

Baca Juga : Tips Sebelum Memelihara Ikan Channa

Oleh lantaran itu, ikan channa biasanya dipelihara sendirian pada satu akuarium. Dirangkum berdasarkan banyak sekali asal. Ikan channa dikenal menjadi snakehead emperor alias kaisar ketua ular lantaran bentuk kepalanya menyerupai ular.

Sejauh ini dikatakan bahwa ikan channa mempunyai 50-an spesies yang beredar pada Asia sampai Afrika. Genus tadi mempunyai persebaran alam yang luas yang membentang berdasarkan Irak pada barat, sampai Indonesia dan Cina pada timur, dan sebagian Siberia pada Timur jauh.

Kekayaan spesies yang sangat tinggi masih ada pada Myanmar (Burma) dan India, poly spesies channa nir hayati pada loka lain. Bagi pecinta ikan air tawar, ikan channa sebagai galat satu pilihan buat mengisi akuarium terlihat lezat dipandang.

Baca Juga : Ikan Channa Tembus 60 Juta

Memelihara ikan channa dipercaya lebih mudah, tidak seribet ikan hias lainnya. Ikan channa sanggup hayati pada air yang minim oksigen, sebagai akibatnya nir memerlukan instalasi aerator atau penambah oksigen pada akuarium.

Beberapa Jenis Ikan Channa Yellow sentarum, red sampit, channa asiatica dan strip merah merupakan beberapa nama jenis ikan channa pada Indonesia. Di luar Indonesia terdapat ikan channa stewartii kalikhola, andrao, auranti, sampai bleheri.

Selanjutnya terdapat ikan channa red blue pulchra, dan blue pulchra berdasarkan Vietnam, hingga asiatica red strip berdasarkan Cina, yang mana adalah beberapa jenis ikan canna impor yg relatif poly diminati.

Ikan channa impor biasanya memiliki motif dan rona berbeda, dan bar pada tubuhnya yang lebih cerah apabila dibanding ikan channa lokal. Selain itu, ikan chana impor pula mempunyai dorsal atau sisi punggung yang relatif tinggi.

Titik hitam dalam tubuhnya pula Iebih terlihat. Keunikan tadi menciptakan ikan channa impor poly diburu penghobi ikan predator airtawar meski mempunyai harga yang Iebih mahal apabila dibandingkan channa lokal.

Untuk harga ikan channa lokal, misalnya anakan yellow sentarum berukuran lima-6 centimeter dibanderol kisaran Rp 30.000 – Rp 45.000 per ekor. Sementara itu, harga ikan channa impor misalnya jenis pulchra berukuran lima-6 centimeter dijual Rp 50.000 per ekor.

Semakin akbar berukuran ikan channa tentu semakin tingga harga yang dijual, terlebih mempunyai penampilan ikan cantik dan punya mental berani, harganya sanggup mencapai puluhan juta. Beberapa ketika ke belakang, memelihara ikan channa mulai sebagai tren pada kalangan penggemar ikan hias, khususnya ikan air tawar. Lantaran dampak media sosial, ikan channa poly dicari dan dipelihara dan dibiakkan.

Salah satu penjual ikan channa pada Bali merupakan Damar Bali Reptil yang berada pada daerah Pasar Burung Satria, Denpasar. Karyawan berdasarkan Damar Bali Reptile, Feri Agus Andianto, mengungkapkan ikan jenis ini telah dikenal semenjak usang , tetapi mulai booming pada Denpasar semenjak 4 bulan lalu.

“Dulu kan sempat cupang yang booming. Setelah kini mulai meredup, ikan channa ini yang naik daun pada pasar sini,” istilah Agus pada Tribun Bali, Minggu 23 Mei 2021 siang.
Damar Bali Reptile menyediakan aneka jenis ikan channa mulai berdasarkan jenis maru, barito, asiatica, blue pulchra sampai aurati.

“Ini didatangkan berdasarkan banyak sekali loka terdapat yang lokal Indonesia misalnya Kalimantan, Sungai Barito, pula berdasarkan India, China, & Myanmar,” katanya.

Untuk harga ikan ini pun bervariasi tergantung berukuran & jenisnya. “Harga baby berukuran 9 hingga 12 centimeter, dijual mulai berdasarkan Rp 150 ribu hingga Rp 250 ribu,” katanya.

Sementara itu, buat jenis maru dijual mulai berdasarkan Rp 1,8 juta sampai Rp lima juta. Dan jenis aurati dijual mulai berdasarkan Rp 1,lima juta sampai Rp lima juta tergantung kualitasnya.

Ikan ChannaUntuk perawatan ikan ini menurutnya hampir sama menggunakan perawatan ikan cupang, dimana tidak memerlukan filter udara. Akan namun ikan ini butuh ketika yang relatif usang mengikuti keadaan menggunakan lingkungan yang baru.

“Misalnya yang aku ambil berdasarkan Jakarta dan Borneo terdapat karantina selama 1 minggu hingga sebulan supaya pulang galak misalnya karakter aslinya,” katanya.
Begitu pula buat ikan channa yang didatangkan berdasarkan luar negeri misalnya India butuh lebih usang ketika karantina lantaran mempunyai taraf stres yang lebih tinggi.

Untuk masa pelihara ikan ini sanggup mencapai 4 hingga lima tahun. “Tingkat kematian ikan ini buat yang lokal Indonesia sedikit, akan tetapi yang impor akan mempunyai taraf stres yang lebih tinggi,” katanya. Untuk kuliner ini, lantaran adalah jenis predator, maka sanggup memakan ikan yang ukurannya lebih kecil, pula ulat dan jangkrik.

Demikian ulasan kami tentang pembahasan mengenal ikan channa lebih detail. Apakah anda tertarik memelihara ikan hias air tawar ini ?

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here