Mengenal Ikan Kaviat si Pemakan Kutu Koi

0
2893
Ikan Pemakan Kutu Koi

Zonaikan.com – Mengenal Ikan Kaviat si Pemakan Kutu Koi, Jika ikan hias koi kesayangan Anda sering menggesek-gesekkan tubuhnya (flashing) ke lantai atau dinding kolam, maka Anda harus selalu waspada. Ini karena menandakan bahwa ada suatu masalah yang terjadi di kolam tersebut.

Salah satu penyebab yang paling terjadi karena adanya kutu berbahaya yang menempel di tubuh ikan koi, atau bisa juga karena parameter air kolam yang terganggu karena terjadinya perubahan cuaca dan filtrasi yang sudah tidak bisa lagi bekerja secara optimal.

Nah, sebelum membahas lebih jauh lagi mungkin Anda sudah tidak asing lagi dengan ikan kapiat albino atau yang biasa disebut dengan kaviat. Kaviat akan sangat cocok sekali untuk dijadikan sebagai tankmate ikan predator seperti ikan hias arwana dan jenis predator lainnya.

Ikan Kaviat

Banyak juga penghobi yang beranggapan bahwa ikan kaviat mampu membersihkan aquarium atau kolam budidaya dengan cara memakan semua kutu yang telah menempel di bagian kolam atau akuarium tersebut.

Pada umumnya jenis ikan kapiat yang banyak dijual di pasaran Indonesia adalah ikan kaviat bangkok. Ciri khas yang dimiliki ikan hias ini yaitu memiliki warna merah muda yang cukup cerah dengan mata berwarna merah. Jenis ikan ikan ini bisa Anda temukan dengan mudah di toko-toko ikan hias. Ukuran umum yang dijual mulai dari 10 sampai dengan 15 cm.

Ikan kapiat biasa disebut dengan kepiat atau Tengadak, dimana istilah tersebut diambil dari bahasa latin yang memiliki arti “Barbonymus Schwanenfelddi”. Jenis ikan tawar ini sebenarnya masih satu keluarga dengan ikan mas. Sekarang ini ikan kapiat sudah banyak menyebar di sungai Asia Tenggara termasuk di negara Indonesia.

Habitat asli atau tempat hidup ikan kaviat adalah di sungai-sungai kecil dan besar yang biasanya berada di parit atau selokan. Ikan kapiat umumnya memakan tumbuh-tumbuhan seperti lumut. Bahkan tak jarang juga memakan tumbuh-tumbuhan darat yang sering terendam didalam air sungai, ganggang, dan juga berbagai hewan kecil lainnya seperti mikroba.

Jika ikan kapiat dipelihara di dalam sebuah aquarium dengan ikan predator seperti misalnya ikan awarna, maka ikan kapiat nantinya akan menjadi ikan pemakan segala sehingga akan sangat cocok sekali untuk dijadikan sebagai ‘tankmate” ikan hias arwana.
Dikatakan sebagai pemakan segala segala karena ikan kapiat mampu membersihkan aquarium dari kotoran ikan arwana, lumut, dan juga sisa-sisa makanan ikan lainnya yang berada di akuarium. Sedangkan jika berada di dalam kolam ikan koi maka ikan kapiat akan bersimbiosis mutualisme dengan ikan hias koi.

Ikan Kaviat Slayer

Sebenarnya masih banyak sekali jenis ikan lainnya yang bisa dijadikan sebagai tankmate ikan predator seperti misalnya alligator atau ikan arwana di dalam sebuah akuarium yang tidak hanya bereperan sebagai sahabat saja, namun juga sebagai ikan yang berperan penting dalam membersihkan aquarium.

Beberapa jenis ikan tersebut adalah ikan sapu-sapu, tiger datz, oscar, cat fish alligator, fei feng, dan lain sebagainya. Namun sejauh ini yang paling tepat dan cocok untuk dijadikan sebagai tankmate ikan arwana hanyalah ikan kapiat. Ini karena akan memberikan keuntungan yang lebih besar.

Demikian pula saat memelihara ikan kapiat bersama dengan ikan koi, maka ikan kapiat nantinya akan menjalin suatu hubungan yang sudah pasti saling menguntungkan dengan ikan hias koi.

Salah satu contoh hubungan yang saling menguntungkan antara ikan kaviat dengan ikan koi yaitu ikan koi akan memakan semua kutu yang dimiliki oleh ikan koi. Disamping itu, ikan koi nantinya juga tidak akan memusuhi ikan kaviat.

Yang penting untuk dicatat, jika ikan kaviat nantinya dipelihara bersama dengan ikan arwana dalam sebuah aquarium maka ukuran kaviat harus disesuaikan terlebih dahulu dengan ukuran predator tersebut.

Jangan sampai memilihara ikan kapiat yang memiliki ukuran jauh lebih kecil jika dibandingkan dengan ikan arwana karena nantinya bukan menjadi teman hidup tetapi malah dijadikan sebagai makanan oleh ikan arwana.

Sedangkan jika ditempatkan di kolam ikan hias koi, seberapa besar atau kecil ukuran ikan kaviat tidak akan menjadi masalah, asalkan tidak ikan anakan atau dengan ukuran sangat kecil. Sebab jika ikan kaviat ukurannya sangat kecil maka akan masuk langsung kesedot ke bottrom drain kolam utama.

Ikan Kaviat Albino

Demikian pula sebaliknya, jangan sampai ikan kaviat memiliki ukuran yang sama besar atau jauh lebih besar daripada ikan arwana karena nanti bisa saling menyerang sehingga akan membuat ikan arwana menjadi terluka atau strees. Jika sudah stress maka akan mempengaruhi mental ikan arwana.

Sementara di kolam ikan hias koi, ukuran kaviat tidak begitu masalah asal tidak terlalu besar ataupun terlalu kecil. Jika terlalu besar maka ikan kaviat sudah tidak akan tertarik lagi memakan kutu ikan koi, dan justru akan memakan pellet ikan koi.

Penting untuk diketahui bahwa tankmate ikan hias arwana sebenarnya bukan merupakan suatu keharusan dalam memelihara ikan arwana. Ini karena karakter ikan arwana sendiri lebih suka dan lebih gagah sendiri.

Namun meski demikian, akuarium akan nampak lebih rame lagi jika ikan hias arwana ditemani dengan banyak ikan jenis lain yang dapat menyatu dengan ikan arwana tersebut.
Sementara dalam ikan hias koi sudah menjadi suatu keharusan jika di dalamnya ada ikan kaviatnya. Ini karena kutu yang ingin masuk dalam kolam ikan koi akan berpikir terlebih dahulu untuk masuk apalagi berkembang biak.

Ikan kaviat sendiri sering dijadikan sebagai teman terbaik ikan koi karena jenis ikan yang satu ini memiliki fungsi untuk membersihkan aquarium atau kolam dari sisa-sisa pakan ikan utama. Ikan ini tergolong dalam jenis ikan yang sangat rakus dan sulit untuk berhenti makan.

Bahkan jika sisa makanannya sendiri sudah habis maka kotoran ikan utama juga akan dimakan. Karena terlalu rakus maka tak heran jika ikan kaviat ini banyak dijadikan sebagai tankmate di dalam aquarium atau kolam. Inilah yang menjadi alasan mengapa ikan kaviat menjadi tankmate primadona yang banyak diburu oleh penghobi ikan hias.

Menariknya lagi, ikan kaviat memiliki ukuran yang tidak terlalu besar sehingga sudah pasti tidak akan membahayakan ikan utama yang berada di dalam aquarium atau kolam.

Coba Anda bayangkan bagaimana jadinya jika ukuran ikan kaviat sama besarnya seperti ikan arwana atau koi yang sudah dewasa, maka dapat dipastikan keduanya nanti akan selalu berkelahi dan saling menyerang.

Maka dari itu, jenis ikan ini bisa dijumpai dengan mudah terutama di penjualan ikan hias yang berada di pinggir jalan. Karena memang ikan kaviat memiliki peran penting sebagai teman hidup ikan utama dan membuat aquarium atau kolam yang kita miliki selalu bersih dari kotoran dan sisa-sisa makanan.

Selama ini ikan kaviat memang sering dijadikan sebagai tank mate ikan arwarna dan koi. Namun untuk jumlah ikan kaviat yang ingin dipelihara dalam aquarium atau kolam tidak boleh lebih dari 3 ekor.

Dengan adanya pembahasan mengenai fungsi ikan kaviat ini semoga bermanfaat bagi pembaca semua, terutama bagi Anda yang sering bertanya-tanya mengapa ikan kaviat seringkali dipelihara bersama dengan ikan arwarna atau ikan hias koi sehingga tidak penasaran lagi dan bisa tercerahkan.

Demikian ulasan kami tentang fungsi ikan kapiat yang sudah kami jelaskan secara lengkap dan jelas. Semoga dengan adanya pembahasan yang kami sampaikan kali ini bisa memberikan manfaat dan wawasan baru bagi pembaca semua.

Nah, bagi Anda yang memiliki ikan arwana di dalam aquarium dan koi yang belum memiliki tank mate maka ikan kaviat ini akan sangat di rekomendasikan untuk dimiliki.

Satu lagi menurut pengalaman penghobi dalam memelihara ikan mas koki, ikan koi, ikan sumatera, tamasaba, dan juga kaviat dalam sebuah aquarium, jika ikan kaviat tersebut kelaparan maka dia akan menyerang ekor ikan tamasaba dan mas koko sampai habis.
Bahkan juga sering menyerang ikan koi jenis slayer, pada intinya ikan kaviat ini seringkali menyerang ikan yang memiliki sirip dan ekor yang cukup panjang.

Entah itu ikan mas koki, ikan koi slayer atau tamasaba yang memiliki kutu di bagian sirip dayung dan ekor, seringkali ikan mas koki di makan bagian sirip dayungnya dan ekor long tailnya hingga akhirnya berakibat kematian.

Untuk Video yang membahas ikan kaviat dan manfaatnya untuk ikan koi bisa anda lihat disini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here