Mengintip Sejarah Asal Usul Ikan Cupang Di Seluruh Dunia

0
72

Mengintip Sejarah Asal Usul Ikan Cupang Di Seluruh Dunia

Mengintip Sejarah Asal Usul Ikan Cupang Di Seluruh Dunia

Mengintip Sejarah Asal Usul Ikan Cupang Di Seluruh Dunia – Ikan Cupang merupakan salah satu ikan hias yang memiliki bentuk yang sangat indah terutama pada bagian ekor dan siripnya yang menawarkan warna yang cerah. Ikan cupang ini memiliki harga yang variatif mulai dari ribuan hingga jutaan rupiah. Maka tak heran semua kalangan bisa memelihara ikan cantik yang satu ini. Bukan hanya orang dewasa ikan cupang juga sangat disukai anak – anak bukan hanya untuk dipelihara tetapi juga untuk di adukan.

Namun tahukah Anda dibalik semua itu, ternyata jalan cupang memiliki sejarah yang panjang. Bagi Anda yang belum mengetahui sejarah ikan cupang berikut informasi lengkapnya untuk Anda.

Dimulai pada tahun 1849 Theodor Cantor menerbitkan sebuah artikel tentang ikan petarung yang kemudian dinamainya dengan Macropodus pugnax. Pada tahun 1909 C. Tate Regan menyadari bahwa pendapat Cantor salah dan sebenarnya pugnax adalah spesies yang sebelumnya memang sudah ada di alam. Regan menamai kembali ikan petarung Cantor dengan nama Betta splendens yang dikenal sampai sekarang.

Setelah beberapa generasi, munculah cupang yang memiliki sirip dada dan punggung yang panjang. Ikan ini tidak mempunyai “jiwa petarung” seperti ikan cupang lainnya. Ikan ini juga tidak agresif dan bergerak aktif seperti ikan cupang dengan sirip yang pendek. Akhirnya ilang cupang ini hanya bisa dinikmati keindahannya saja, dan menjadi kelompok Ikan hias. Sebenarnya jenis cupang seperti ini sudah ada sejak orang-orang Eropa dan Amerika datang ke Asia Tenggara pada tahun 1850. Sekitar tahun 1960an, breeder India berhasil mendapatkan anakan cupang yang mempunyai dua helai sirip ekor sehingga disebut dengan jenis doubletail.

Hingga pada suatu masa warga Eropa dan Amerika ramai memiliki hobi memelihara ikan hias. Dari moment inilah warga Asia banyak yang mekakukan persilangan ikan cupang yang bersirip pendek dengan cupang sirip lebar.

Pada tahun 1960, breeder Amerika, Warren Young berhasil menyilangkan cupang dengan sirip yang sangat panjang dan dinamainya dengan “cupang Libby”, sesuai dengan nama istrinya. Ikan ini kemudian dijual ke pehobi di seluruh dunia dan terutama ke peternak di Asia. Jenis inilah yang kemudian berkembang menjadi jenis veiltail.

Jika menengok 5 sampai 10 tahun ke belakang mulai ditemukannya beberapa jenis ikan yang memiliki sirip beragam. Salah satunya adalah Breeder Indonesia Ahmad Yusuf yang berhasil menemukan jenis serit (crowntail). Ikan ini memiliki  beberapa ciri khas seperti tulang siripnya tumbuh melampaui sirip. Dari sinilah penampilannya yang menyerupai sisir sehingga ikan ini juga disebut dengan jenis combtail.

Hingga saat ini penemuan untuk jenis sirip dan ekor lain masih terus berjalan dan dikembangkan. Banyak pecinta ikan cupang di seluruh dunia yang masih terus berusaha mengembangkan halfmoon dan serit supaya penyebaran sirip dan bentuk ekornya semakin baik. Pada proses persilangan jenis halfmoon, yang diutamakan sekarang adalah penyebaran dan pertumbuhan tulang sirip (halfmoon dengan 4, 8 dan 16 tulang). Semakin baik persebaran tulang sirip maka semakin baik pula dukungan terhadap ekor yang dibentuknya.

 

Dukungan ini sangat dibutuhkan karena banyak yang beranggapan ketika ikan semakin tua maka bentuk siripnya akan semakin panjang. Penemuan halfmoon lainnya yaitu overhalfmoon yang penyebaran siripnya lebih dari 180 derajat dan juga halfmoon rosetail.

Itulah informasi mengenai sejarah dan asal usul ikan cupang hingga muncul beberapa jenis ikan cupang yang kita ketahui saat ini. Semoga informasi ini bermanfaat terutama bagi Anda pecinta ikan cupang.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here