Orang Depok Jual Ikan Gabus Hias Sampai ke Eropa

0
166

Zonaikan.com – Orang Depok jual ikan gabus hias hingga ke Eropa dan bisa membentuk omset ratusan juta rupiah. Bisnis ikan gabus hias menggeliat jadi primadona. Ikan gabus atau nama latinnya Channa adalah ikan predator pada pada famili Channidae.

Masyarakat juga mengenalnya menjadi snakehead, atau ikan berkepala misalnya ketua ular. Ada lebih kurang 50 spesies atau jenis yang penyebarannya menurut Irak pada bagian barat sampai Indonesia dan China pada timur.

Sebagian bisa pada jumpai juga pada Siberia pada Timur Jauh. Ragam corak dan rona sisiknya yang dievaluasi tinggi masih ada pada Myanmar dan India timur laut. Secara tradisional ikan ini merupakan kuliner utama yang paling generik pada beberapa negara Asia dan dibudidayakan secara ekstensif.

Selain menjadi ikan yang dikonsumsi, ikan gabus juga dijadikan obat tradisional buat penyembuhan luka dan mengurangi rasa sakit pascaoperasi. Boleh dibilang ikan ini naik kasta menurut ikan rawa sebagai ikan akuarium milik para kolektor.

Mengapa Channa jadi koleksi dan mengisi akuarium tempat tinggal kolektor? Alasan utamanya tentu lantaran corak ragam warnanya layak masuk akuarium.

“Perawatannya jauh lebih gampang dibandingkan arwana & ikan hias lainnya,” tegas N Abel Wahyudi penjual sekaligus kolektor Channa. “Channa tidak perlu aerator misalnya ikan hias dalam umumnya.

Penyebaran Ikan Channa Ini lantaran Channa bernapas menggunakan labirin yang membuatnya bertahan hidup pada syarat yang sangat ekstrim,” istilah Abel lagi. Ikan koi dan arwana akan bertahan 2 sampai 3 jam pada pada akuarium tanpa aerator.

Sedangkan Channa bisa hidup tanpa aertor pada akuarium. Pesona Channa memang sangat menggoda. Inilah yang menciptakan para pesohor ikut pada jamaah mengoleksi Channa yakni Irfan Hakim dan Lucky Hakim yang mengoleksi Channa Barca.

“Untuk ketika ini Channa Barca yang paling tinggi nilainya,” ujar Abel. Di online shop Channa Barca berukuran 40-an centi meter dibanderoldi atas Rp50 juta. Jenis inilah yang menciptakan shock publik dan akhirnya viral.

Habitat aslinya pada sungai Brahmaputra bagian atas, Assam dan Nagaland pada India dan Sylhet pada Bangladesh. Masuk pada fauna yang dilindungi tetapi penjualannya belum memakai chip misalnya jenis arwana merah atau red arwana.

“Habitat aslinya merupakan tempat perlindungan sebagai akibatnya sangat sulit menerima Channa Barca. Ikan ini sanggup ditemukan pada luar habitatnya bila terjadi luapan sungai,” urai Abel.

Nah, anakan Channa Barca ini juga sangat mahal. “Ukuran 1cm aja, udah 1,tiga juta,” istilah Abel. Berkah viralnya Channa Barca yang harganya mencapai 50-an juta rupiah menciptakan ikan gabus vegetasi Kalimantan naik daun.

Lantaran jenis Channa Borneo ini pun sebagai spesial vegetasi Borneo. Sekarang penyebarannya pada luar vegetasi lantaran diperjualbelikan. Channa menurut Pulau Borneo ini dikenal menggunakan nama Channa Maru.

Ada 3 varian warna yakni kuning, merah, dan hijau. Jenis yang sedang hype merupakan Channa Yellow (kuning). Jenis ini sanggup mencapai panjang lebih menurut satu meter.
Habitatnya ditemukan pada Kapuas Hulu, Pontianak, Sentarum, dan Selimau. Jenis merah terdapat pada Kalimantan Tengah yakni pada Palangkaraya, Pangkalan Bun, Barito dan Sampit.

Sedangkan yang berwarna hijau terdapat pada Kalimantan Utara. Ini adalah fauna dilindungi dan hidup daerah perlindungan pada sekitaran Berau. Harganya relatif mahal. Anakannya saja menggunakan panjang 5-7 centimeter hampir separuh harga Channa Barca.

Channa BorneoChanna ini sanggup diperoleh bila ikan-ikan tadi bermigrasi lantaran luapan air pada area perlindungan. Bukan kebetulan Abel sebagai kolektor dan penjual Channa menurut Borneo, dia telah memelihara ikan koi.

Bahkan juga sebagai peternak ikan koi. Jadi bukan pemain baru pada usaha ikan hias dan pengembangbiakannya. Ia mulai menjual Channa lantaran pandemi Covid -19. Di masa awal pandemi, galat satu unit usahanya, menciptakan senapan angin menurin drastis.

Mitra-kawan usaha pada Kalimantan mulai mengirimkannya Channa buat dipasarkan pada market lokal, nasional, & global. Penerimaan pasar relatif menggembirakan sebagai akibatnya dia akhirnya sebagai galat satu menurut sekian poly penjual Channa.

“Ini sebagai cara lain pada masa pandemi. Teman-sahabat menurut komunitas menembaklah yang mendorong aku masuk ke usaha pedagangan ikan Channa,” istilah Abel.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here