Penyebab Dan Cara Mengatasi Turunnya Nafsu Makan Ikan Nila

Penyebab Dan Cara Mengatasi Turunnya Nafsu Makan Ikan Nila – Ikan nila adalah jenis ikan tawar konsumsi yang masuk dalam daftar ikan konsumsi terfavorit. Ikan ini memiliki rasa yang gurih sehingga banyak warung, atau tempat makanan yang menyediakan nila sebagai menu di tempat usahanya. Ini yang memancing adanya peluang bisnis untuk budidaya ikan nila, agar bisa memenuhi kebutuhan masyarakat. Bobot ikan adalah salah satu yanb diperhitinghkan dari hasil budidaya ikan nila inj. Untuk itu bagi Anda yang ingin hasil panen ikan nila Anda memiliki kualitas bobot yang baik, maka Anda harus memperhatikan pemberian pakan yang baik dan benar. Apabila Anda mengalami masalah mengenai pemberian pakan, jangan harap bisa mendapatkan hasil panen ikan nila yang baik.

Biaya pakan untuk ikan nila adalah salah satu hal terpenting yang harus Anda perhitungkam. Karena 40% harga jual harus include dengan modal biaya pemberian pakan nila Anda.

Jenis pakan nila yang instan biasanya memeliki kandungan protein Diantara 32% sampai 40% bisa Anda jadikan patokan untuk mencari pakan yang sesuai dengan kebutuhan ikan nila. Kelewatan atau palatabilitas rasa sangat penting, agar ikan nila bisa lahap menyantap pakan yang Anda berikan. Sayangnya ini sering diabaikan oleh ahli gizi dan produsen pakan ikan atau bahkan peternak ikan itu sendiri.

Penyebab Dan Cara Mengatasi Turunnya Nafsu Makan Ikan Nila

Salah satu jenis pakan yang banyak direkomendasikan adalah jenis pelet apung. Seperti namanya, saat dilemparkan ke kolam pelet apung akan tetap diatas permukaan air. Tidak seperti kebanyakan. Pelet yang tenggelam dan mengendap di dasar kolam ikan. Pelet apung memang memiliki harga yang cenderung lebih mahal. Dibandingkan dengan jenis pelet tenggelam. Tetapi selain rasanya yang lebih disukai ikan nila, pelet apung tidak akan mengotori kllam Anda. Karena sisa pakan yang tidak dihabiskan bisa Anda bersihkan dengan mudah, menggunakan jaring kolam.

Sebenarnya untuk saat ini sudah banyak jenis pelet apung yang diproduksi. Namun oelt apung tersebut tidak bisa bertahan lama di permukaan air dan akhirnya akan tenggelam ke dasar kolam. Jadi Anda sebaiknya tidak enggan bertanya kepada penjual pakan, jenis pelet apung mana yang baik. Karena yang perlu Anda perhatikan pelet bisa dikatakan memiliki kandungan yang baik, jika tidak meninggalkan kandungan vitamin C dari dalam formulasi pelet itu sendiri. Tetapi bagi pelet yang meninggalkan formulasi tersebut, berarti Anda harus menyediakan dan memberikan makanan tambahan untuk ikan nila Anda.

Contoh makanan tambahan untuk pelet yang tidak memiliki kandungan vitamin C adalah gulma. Gulma diketahui memiliki kandungan protein yang relatif tinggi, kaya akan vitamin C dan kandungan serat. Tetapi masalah yang akan timbul munculnya gulma akan mengganggu ruang gerak ikan dalam kolam. Selain itu untuk jenis perairan alami juga melarang tumbuhnya gulma ini. Karena termasuk dalam jenis tanaman asing invasif, dengan dampak akan dapat menutupi seluruh permukaan air sehingga akan menutupi masuknya udara dan cahaya didalam kolam air.

Cacing tanah alfalfa juga adalah salah satu jenis makanan tambahan yang baik untuk ikan nila. Kandungan yang terdapat pada cacing tanah diperkirakan bisa mencapai 60%. Cara budidaya cacing tanah juga sangat mudah. Terutama untuk tempat yang menjadi pasokan kotoran kering. Tetapi kendalanya Anda harus bisa menghasilkan panen cacing etiap hari. Agar kebutuhan makanan tambahan ikan nila Anda bisa terpenuhi. Jadi harus juga budidaya cacing tanah dalam skala besar yang bisa memenuhi kebutuhan untuk semua ikan nila di kolam Anda.

Pencerna ikan nila tidak sama seperti hewan darat. Jadi kita harus memotong terlebih dahulu alfaalfa hijau baru kita sebarkan untuk dimakan oleh nila. Alfalfa hijau bisa mengatasi masalah perut kembung yang menyebabkan ikan nila tidak mau makan. Tanaman ini juga memiliki kandungan protein yang tinggi, kandungan vitamin dan meneral yang juga tinggi. Apalagi satu jenis tanaman ini bisa dipotong kecil – kecil sehinhha bisa digunakan benerakali dalam satu tumbuhan.

Ada salah satu lagi makanan yang disukai nila. Tetapi jenis makanan ini masih ada pro kontra untuk diberikan ke ikan nila. Jenis lama. Tersebut adalah belatung dan di produk produk limbah. Karena belatung memang memiliki kandungan protein tinggi. Tetapi dalam belatung juga terdapat kandungan lemak yang tak kalah tinggi. Kandungan lemak inilah yang dikhawatirkan akan mengganggu sistem pencernaan makanan oleh ikan nila. Maka dari itu lah belatung masih menimbulkan pro dan kontra apakah bisa menjadi makanan yang layak bagi ikan nila atau tidak.

Itulah beberapa jenis pakan an tambahan yang bisa Anda masukan sebagai tambahan pakan untuk ikan nila. Namun seperti yang saya jelaskan sebelumnya masalah pakan ini tidak berhenti disini saja. Tetapi juga bisa terjadi masalah penurunan nafsu makan pada ikan nila. Hal ini disebabkan oleh beberapa hal. Dan akan kami jelaskan seperti yang ada di bawah ini :

  1. Jenis pakan yang tidak cocok

Penyebab pertama yang sangat umum yaitu jenis pakan yang digunakan tidak cocok. Ataupun tidak sesuai dengan kebutuhan ikan nila. Dari berbagai jenis pakan ikan diatas mungkin bisa menjadi referensi Anda, untuk pakan ikan nila Anda.

  1. Kondisi kolam

Selain memperhatikan pakan, sebaiknya anda juga melakukan pengecekan terhadap kebersihan kolam. Anda harus memastikan kebersihan kolam tetap terjaga, dan bersih. Sehingga ikan nila tidak akan mengalami penurunan nafsu makan. Kondisi kolam yang kotor bisa menyebabkan stres pada ikan nila, sehingga nafsu makannya pun akan menurun.

  1. Kondisi air dalam kolam

Air dalam kolam yang memiliki PH tinggi juga akan menjadi penyebab menurunnya nafsu makan ikan nila. Adanya perubahan suhu baik kondisi air yang panas atau terlalu dingin juga menjadi faktor penyebab kondisi air tidak stabil. Sehingga oksigen yang terdapat dalam kolam menjadi tidak cukup, dan akan mengalami penurunan.

  1. Kandungan zat amonia

Jika dalam air kolam terdapat kandungan amonia maka masalah besar akan muncul dalam usaha budidaya ikan nila Anda. Pasalnya kandungan amonia merupakan salah satu zat beracun bagi kelangsungan semua makhluk hidup. Termasuk ikan nila dan lingkungannya.

Penyebab Dan Cara Mengatasi Turunnya Nafsu Makan Ikan Nila

Setelah tahu dan bisa mengidentifikasi penyebab penurunan nafsu makan pada ikan nila, Anda juga harus mencari informasi mengenai cara mengatasi masalah penurunan nafsu makan pada ikan nila Anda. Untuk mengatasinya Anda harus melakukan tindakan yang sesuai dengan penyebab seperti yang dijelaskan di atas. Dan berikut inj ada beberapa cara untuk mengatasi beberapa penyebab penurunan nafsu makan pada ikan Nila :

  1. Mengganti menu pakan.

Untuk mengatasi permasalahan pertama pada pakan yang tidak sesuai, adalah mengganti menu atau jenis pakan yang Anda gunakan sebelumnya. Ada banyak sekali jenis pakan nila yang bisa Anda coba. Beberapa jenis pakan nila yang baik sudah kami jelaskan pula pada awal artikel ini.

  1. Menjaga kebersihan kolam.

Jika permasalahan disebabkan karna kondisi kolam yang kotor, maka Anda sebaiknya segera melakukan pembersihan kolam. Lakukan penggantian air kolam agar air kolam yang kotor dan beracun tidak lagi menjadi pengganggu kelangsungan hidup ikan nila.

  1. Perbaiki kualitas air.

Hampir sama dengan cara sebelumnya, perhatikan PH dalam kandungan air kolam. Anda bisa melakukan pengecekan PH air terutama setelah turun hujan dalam skala yang deras dan lama. Jika kondisi air menunjukan angka yang tinggi, maka segera lakukan pemgurasan dan penggantian air kolam untuk menghindari menurunnya nafsu makan ikan.

Itulah beberapa informasi yang bisa kami bagikan tentang masalah penurunan nafsu makan pada ikan nila dan cara mengatasinya. Semoga Anda dapat referensi dan bisa menyelesaikan masalah yang sering terjadi dalam usaha budidaya ikan nila ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here