Penyebab Ikan Bawal Mati Mendadak Dan Cara Mencegahnya

Penyebab Ikan Bawal Mati Mendadak Dan Cara Mencegahnya Ikan bawal merupakan salah satu jenis ikan tawar dari keluarga Bramidae. Ikan bawal sendiri sebenarnya berasal dari hawaii. Tetapi ada juga beberapa yang berasal dari daerah – daerah di Indonesia. Ikan bawal ini memiliki cara hidup berkoloni dengan sifat atau golongan ikan predator.

Tetapi meskipun golongan predator, ikan bawal banyak di konsumsi masyarakat karena cita rasanya yang gurih. Banyak yang menggunakan ikan ini untuk dikonsumsi sendiri, maupun di jual kembali. Sehingga kebutuhan akan ikan bawal selalu meningkat dengan angka yang cukup tinggi. Untuk bisa memenuhi kebutuhan itu, bisa di wujudkan dalam usaha budidaya ikan bawal. Ikan bawal termasuk dalam salah satu contoh ikan air tawar yang memiliki pertumbuhan yang sangat cepat. Jika dibandingkan dengan jenis ikan tawar lainnya. Untuk itu memilih membudidayakan ikan bawal tidaklah terasa sulit, ataupun memerlukan waktu yang lama.

Penyebab Ikan Bawal Mati Mendadak Dan Cara Mencegahnya

Jenis ikan Bawal biasa dibudidayakan di kolam yang terbuat dari semen,kolam tanah, ataupun kolam terpal. Ikan ini termasuk jenis ikan yang bisa hidup di habitat buatan seperti apapun.

Jika kita menciptakan kondisi yang buruk dan perawatan yang buruk bagi habitat dan rutinitas untuk ikan bawal maka ini menjadikan faktor utama yang menjadikan ikan mati mendadak. Co toh ya g sering diabaikan adalah pemberian makanan yang tidak sesuai. Baik terlalu berlian atau kurang, pemberian pakan yang salah bisa mengancam kehidupan ikan bawal.

Kelalaian ini akan menyebabkan satu masalah yang sering timbul saat menjalankan budidaya ikan bawal ini. Yaitu kondisi ikan bawal yang mati secara mendadak. Salah satu penyebabnya adalah adanya hama dan penyakit yang menyerang ikan bawal ini. Untuk itu perlu usaha maksimal untuk mengendalikan hama dan penyakit bahkan sejak proses pembenahan sampai masa panen. Adapun beberapa jenis hama dan penyakit yang bisa menyerang ikan bawal kami jelaskan pada artikel berikut, termasuk beberapa cara pengendalian hama.

Hama sendiri adalah penyebab utama yang menjadi penyebab Ikan Bawal Mati Mendadak. Hama sendiri terjadi karena adanya pengaruh ekosistem luar yang bersifat parasit dan bisa menjadikan masalah terhadap kelangsungan hidup ikan bawal. Bahkan cenderung mengancam kehidupan ikan bawal. Kematian tidak hanya karena diserang langsung oleh hama tetapi juga bisa adanya depresi dan rasa takut karena adanya hama. Beberapa jenis hama tersebut adalah :

  1. Bebeasan Notitecha adalah suatu gejala yang menyebabkan ikan akan mudah terluka. Gejala ini ditandai munculnya binti bulat berwarna merah dan merambah ikan akan hilang bahkan akan habis.

Cara pengendaliannya adalah melakukan penggunaan bahan organik di dalam kolam ikan bawal, dan melakukan pembersihan kolam secara rutin berkala, serta membersihkan dan menghilangkan tanam liar di sekitar kolam.

  1. Ucrit (uceng) adalah jenis hewan yang biasa menyerang ikan dengan cara menyengatkan racun. Ikan yang terkena racun uceng ini akan menunjukan gejala mulut berbuka sampai kematian mendadak pada ikan.

Cara pengendalian : melakukan pengurangan organik dalam kolam, melakukan pembersihan kolam, dan rutin mengganti air kolam, dan menghilangkan tanaman di dalam kolam.

  1. Linsang dan kucing, Secara fisik kedua hewan ini hampir serupa. Dan kedua hewan ini juga merupakan hama yang bisa memakan ikan bawal dari kolam Anda.

Cara pengendalian: membangun Pagar, dan jika perlu anda perlu membuat perangkat berupa jaring ujntuk kucing dan Linsang liar yang akan memangsa ikan bawal Anda.

  1. Burung, juga merupakan salah satu hama yang mengincar dan bisa memangsa ikan Anda. Akan terasa menjengkelkan jika hal ini terjadi.

Cara pengendaliannya : membuat boneka yang menyerupai orang – orangan. Dan memasang jaring untuk penghalang burung masuk ke area kolam.

  1. Ular Sawah, juga hama yang paling sering ditemui sebagai pemangsa ikan bawal. Terutama bagi ikan bawal yang sering muncul ke permukaan air.

Cara pengendaliannya : membuat jaring pada permukaan kolam, dan jangan biarkan ada tanaman liar disekitar kolam.

Kondisi ikan bawal yang sering mati mendadak akan sangat merugikan terutama bagi para peternak ikan yang melakukan usaha budidaya ikan ini. Untuk itu ada beberapa hal yang perlu diperhatikan selain hama adalah adanya penyakit ikan.

Penyebab kematian ikan bawal secara mendadak juga bisa disebabkan karena beberapa penyaki ikan. Penyakit tersebut bisa karena adanya infeksi dari virus, bakteri, microorganisme hingga jamur. Beragam penyakit ini yang menyebabkan ikan sering mati mendadak. Jika tidak ditangani dengan baik maka akan dapat menyebar luas kes sekuruh ikan yang ada di kolam. Beberapa jenis penyakit yang sering di temukan adalah :

  • Penyakit Jamur, disebabkan oleh jamur sprolognia SP dan Achlya SP. Gejala ikan yang terkena jamur, munculnya bintk berwarna keputihan hingga ke abu abuan,bobot ikan akan berkurang, dan pergerakan ikan bawal menjadi lambat.

Pengendaliannya dengan menjaga kualitas air yang ada didalam kolam. Memberikan pakan tambahan yang bergizi dan menjaga kualitas kolam

Dan untuk ikan yang sudah terserang jamur ini, sebaiknya Anda lakukan perendaman dengan larutan formalin sesuai dengan petunjuk.

  • TrTrichodinias, adalah jenis penyakit yang menyerang ikan dengan menunjukkan ciri ikan berwarna pucat dan terdapat pendarahan pada ikan terutama dibagikan insang, sirup dan kulit.

Cara meghindari penyakit ini dengan menjaga kualitas air, memberikan makanan tambahan dengan nutrisi yang baik, dan menaikkan suhu air.

Untuk ikan yang sudah terserang harus segera kita pisahkan dengan ikan lainnya, kemudian lakukan perendaman dengan air garam dan vaksin untuk ikan yang sudah terinfeksi penyakit ini.

  • Bakteri aeromonas dan pseudomonas adalah penyakit yang menunjukkan gejala ikan akan mengalami penurunan nafsuakan, dan ikan terlihat pucat dengan gerak yang lambat dan bobot akan terus menurun

Cara untuk mengatasi ini adalah Melakukan pergantian air secara teratur, melakukan perendaman air pada ikan yang sudah terinfeksi, dengan larutan formalin, yang dicampur oleh bakterisida dan juga vaksinasi.

Penyebab Ikan Bawal Mati Mendadak Dan Cara Mencegahnya

  • Virus yang sering menyerang ikan adalah Koi Herves Virus (KHV). Gejala yang ditunjukkan ikan akan sering muncul ke dasar permukaan, grakan menjadi lambat, dan ikan tiba-tiba mati mendadak.

Sama dengan pengendalian penyakit lain, agar ikan terhindar dari virus ini Anda harus menjaga kondisi kolam agar selalu bersih. Dan lakukan perendaman larutan vaksin atau formalin sesuai dosis untuk ikan yang sudah terinfeksi virus ini.

Setelah mengetahui beberapa penyebab Ikan mati mendadak, baik karena hama atau penyakit ada cara yang bisa Anda usahakan agar ikan bawal Anda tidak terancam kematian secara mendadak. Beberapa ringkasan cara tersebut adalah :

  • Mempersiapkan kolam untuk habitat ikan bawal dengan baik. Langkah pertama yang bisa Anda lakukan sebelum melakukan proses penyebaran bibit, Anda harus memastikan kondisi kolam dalam keadaan baik, agar budidaya Anda bisa berjalan lancar.
  • Memeriksa kualitas air secara berkal untuk mencegah munculnya zat pencemar ataupun bakteri, virus, microorganisme, serta jenis hama yang lain yang bisa hidup di dalam atau disekitar area kolam
  • Memberikan pakan sesuai kebutuhan ikan. Tidak terlalu banyak tidak pula terlalu sedikit. Menambahkan makanan tambahan yang kaya nutrisi dan pribiotik agar ikna memiliki daya tahan tubuh yang baik untuk melawan berbagai jenis penyakit.

Itulah beberapa jenis penyebab dan cara mengatasi masalah kematian ikan secara mendadak. Semoga bisa menjadi referensi dan tambahan pengetahuan Anda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here