Penyebab ikan koi mati dan cara mencegahnya

Penyebab Ikan Koi mati Dan Cara Mencegahnya – Ikan koi adalah jenis ikan yang paling digemari sebagai ikan hias yang memiliki nilai keberuntungan bagi siapa saja yang berminat memeliharanya. Hobi ini sudah berlangsung lama dan masih terus berlangsung sampai saat ini. Banyak yang masih percaya bahwa ikan koi bisa mendatangkan hoki atau rejeki. Tetapi ada juga yang memelihara ikan koi karena keindahan dari corak, warna yang cerah dan terlihat serasi. Ikan koi banyak ditempatkan baik dikolam ataupun aquarium sesuai dengan kebutuhan anda. Tetapi banyak yang kurang mengetahui bahwa ada beberapa masalah yang dapat mengancam kelangsungan hidup ikan koi. Bahkan ada pula yang tiba-tiba mati mendadak. Berikut ini penjelasan penyebab kematianĀ  ikan koi dan cara mengatasinya :

  1. Pemberian makanan terlalu berlebihan (overfeeding)

Kondisi pertama ini sering diabaikan oleh pemilik ikan koi. Padahal sudah banyak terjadi dan berakibat buruk kepada ikan koi yang dipelihara. Hal ini bisa disebabkan kurangnya pengetahuan pemilik terhadap takaran pemberian makan yang pas untuk ikan koi. Bahkan para pemilik ikan koi pemula cenderung memiliki ketakutan jika ikan koi sampai kekurangan makanan. Sehingga pemilik tersebut akan terus memberi makanan tanpa memperhitungkan jumlah takaran atau jadwal makan ikan koi.

Penyebab Ikan Koi mati Dan Cara Mencegahnya

Padahal tanpa disengaja pemberian makanan yang berlebih bisa mengancam habitat ikan koi. Air kolam atau aquarium akan mudah tercemar sisa kotoran dan zat amoniac sia dari makanan yang tidak dimakan oleh ikan koi. Sehingga akan terjadi pencemaran yang menyebabkan kematian pada ikan koi.

Untuk menghindari ya hendaknya anda memberikan jadwal pemberian makanan pada koi. Dan anda harus membagikan informasi jadwal pemberian makanan pada ikan koi kepada seluruh anggota keluarga. Sehingga overfeeding ini bisa dihindarkan.

  1. Kolam atau aquarium terlalu sempit

Masalah lainyang bisa timbul bisa disebabkan karena ruang pada kolam atau aquarium yang terlalu sempit. Ikan koi memiliki fisik yang cukup besar dibandingkan dengan jenis ikan hias lain. Oleh karena itu memperhitungkan ruang gerak untuk ikan koi sangatlah penting. Ini yang menyebabkan banyak yang lebih memilih kolam sebagai media tempat tinggal untuk ikan koi, dibandingkan dengan menggunakan aquarium. Selain besarnya ukuran tempat tinggal, anda juga harus memperhitungkan jumlah ikan yang ada dalam wadah yang sama. Pastikan kapasitas bisa memenuhi syarat agar ikan koi bisa beraktivitas secara normal dan tidak merasa sempit.

  1. Kebersihan tempat tinggal

Setelah memastikan kondisi pakan dan tempat tinggal yang sesuai, anda juga harus e lakukan perawatan yang baik terhadap kebersihan tempat tinggal ikan koi. Baik di aquarium ataupun di kolam. Lakukan pembersihan secara rutin dan penggantian air dalam kolam atau aquarium. Karena apabila kondisi aquarium atau kolam tidak bisa terjaga kebersihannya bisa dipastikan akan munculnya berbagai resiko penyakit yang bisa menyerang ikan koi, dan berujung pada kematian ikan koi. Untuk mencegah terjadinya hal itu and aharus sering memeriksa kebersihan tempat tinggal ikan koi. Jika perlu buuatkan jadwal rutinan untuk pembersihan kolam.

  1. Kondisi air yang tidak stabil

Air adalah faktor utama ikan bisa bergantung hidup.untuk itu kita perlu memperhatikan kondisi air yang ada di kolam atau aquarium kita. Kondisi air yang tidak ideal karena adanya campuran kandungan kalori, amoniac dan zat berbahaya lainnya bisa mengganggu stabilitas air. Kondisi air dengan ph yang tinggi, dan suhu air yang terlalu rendah juga bisa meningkatkan tingginya resiko kematian kepada ikan koi.

Untuk langkah pencegahannya kita harus bisa mengkontrol kondisi air selalu stabil dan mengandung kadar oksigen yang cukup untuk kelangsungan hidup pada ikan koi.

  1. Terjadinya pencemaran air

Selain faktor internal, kondisi air yang tidak stabil juga bisa disebabkan adanya pencemaran pada kolam atau aquarium tempat tinggal ikan koi. Biasanya penggunaan pestisida atau deterjen pada saat kita membersihkan kolam atau mencuci aquarium bisa menjadi pemicu tercemar ya air dalam kolam dan aquarium.

Untuk itu saat setelah mencuci atau membersihkan tempat tinggal ikan koi pastikan tidak ada sisa sabun baik deterjen atau pestisida yang menempel atau bersisa. Pastikan sebelum melakukan pengisian air, wadah atau tempat yang akan digunakan dalam keadaan benar-benar bersih.

  1. Penyakit

Seperti yang kita ketahui ikan koi juga bisa terserang penyakit yang disebabkan oleh virus dan bakteri sehingga bisa terancam resiko kematian yang tinggi. Adapun beberapa jenis penyakit yang sering menyerang ikan koi dan cara mengatasinya akan kami jelaskan sebagai berikut :

  • Jamur batang insang

Penyakit jamur merupakan jenis penyakit umum yang sering terjadi pada ikan, terutama ikan yang memiliki lingkungan yang kotor, dan suhu yang tidak stabil. Ciri – ciri yang terlihat saat ikan koi terinfeksi penyakit ini adalah akan muncul bintk atau bercak putih disekitar mulut ikan koi, bercak ini akan terus menyebar ke seluruh tubuh ikan koi. Jika anda tidak segera melakukan penanganan yang tepat, jamur tersebut dapat menyebar menyerang insang.sehingga akan menyebabkan insag membusuk dan kematian ikan koi tidak dapat dihindarkan.

  • Aeromonas

Aerominas adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri aerominas hydrophylia. Penyakit ini sering dialami oleh ikan lele, tetapi ikan koi pun juga rawan terserang bakteri ini. Gejala awal yang ditujukan oleh penyakit ini adalah ikan koi akan berubah warna menjadi memerah, perut akan terlebihat lebih buncit, dan yang terakhir adalah munculnya bercak merah pada bagian insang ikan koi.

Penyebab Ikan Koi mati Dan Cara Mencegahnya

Jika tidak segera diatasi, bagian yang terserang bercak merah ini akan mengalami pembusukkan dan sisik ikan aka. Mulai terlihat mengelupas.

  • Penyakit bintik putih.

Penyakit ini timbul karena adanya bakteri yang berkembang dalam tubuh ikan. Penyakit ini biasa menyerang jenis ikan konsumsi dan udang, serta bisa juga menyerang jenis ikan hias seperti ikan koi. Jenis bakteri yang menyebabkan penyakit ini adalah protozoa. Gejala yang di munculkan adalah munculnya bintik – bintik putih pada bagian tubuh ikan koi. Jika dilihat secara sekilas, hampir menyerupai jamur. Tetapi sebenarnya kedua penyakit ini sangatlah berbeda.

Perbedaan tersebut terletak dari penyebaran penyakit ya. Jika jamur akan menyebar keseluruhan tubuh ikan, dan menyebabkan pembusukkan, ta tapi penyakit bintik putih ahanha akan menimbulkan bintik putih yang menyebabkan penurunan nafsu makan pada ikan koi. Sehingga kebutuhan nutrisi ikan tidak terpenuhi dan dapat menyebabkan kematian.

  • cacing kulit

Cacing kulit adalah jenis parasit yang menjadi penyebab penyakit ini. Jenis parasit tersebut adalah gyridactyus sp, dan berwujud seperti cacing yang berukuran sangat kecil. Penyakit jenis ini akan menyebabkan rasa gatalĀ  – gatal ke seluruh bagian tubuh ikan koi. Dan membuat ikan memiliki kebiasaan baru untuk menggarukan badannya ke dasar kolam atau dinding kolam. Akibatnya akan sering terjadi gesekan yang menyebabkan tubuh ikan mengalami luka, atau bahkan terinfeksi penyakit lainnya.

  • Dropsy

Penyakit ini ditandai oleh mengeluoasnya sisik pada ikan koi dan tubuh ikan koi menjadi membengkak. Sehingga akan membuat ikan koi sulit bergerak dan bernapas. Untuk itu jika menunjukan gejala ini segera lakukan penindasan yang tepat agar ikan bisa terselamatkan dari ancaman kematian.

Itulah beberapa informasi yang menyebabkan kematian pada ikan koi berikut cara penanganannya. Semoga informasi ini bisa bermanfaat bagi anda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here