Waspada! Dampak Buruk Ikan Sapu-Sapu yang Harus Diketahui

0
93
Ikan Sapu Sapu Big Spot Hypostomus

Zonaikan.com – Sebagian besar dari Anda tentunya sering mendengar atau tidak asing lagi dengan ikan sapu-sapu. Sapu-sapu merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang bisa dijumpai dengan mudah di perairan Indonesia.

Namun tahukah Anda bahwa ternyata keberadaan ikan sebenarnya menjadi sebuah ancaman yang sangat membahayakan bagi spesies asli ikan yang hidup di perairan lokal. Sehingga ikan ini banyak disingkirkan oleh masyarakat.

Nah, jika Anda penasaran mengenai ikan predator ini, Anda bisa mendapatkan info lengkapnya disini. Kali ini admin akan membahas secara lengkap mengenai ikan sapu-sapu, mulai dari habitat aslinya, jenis-jenisnya, manfaat hingga ancaman yang bisa saja ditimbulkan oleh ikan air tawar ini. Baiklah mari langsung saja kita simak ulasannya di bawah ini.

Ikan Asal Amazon

Ikan sapu-sapu atau yang biasa disebut dengan Plecostomus adalah spesies ikan air tawar yang aslinya berasal dari perairan Amerika Selatan. Namun sekarang ini penyebaran ikan sapu-sapu sudah hampir menyeluruh di belahan dunia, termasuk Indonesia.

Makhluk air yang satu ini masih satu keluarga dengan Loricariidae yang mempunyai nama ilmiah Pterygoplichthys pardalis. Ikan air tawar ini termasuk dalam spesies ikan invasi yang habitat asalanya di sungai Amazon.

Keberadaan ikan sapu-sapu memang dianggap sebagai suatu ancaman yang mampu menghambat dan merusak spesies ikan lain yang hidup di perairan lokal. Ikan ini bertahan hidup dengan cara memakan lumut dan juga alga yang biasa menempel di bagian dasar sungai dan lumut.

Ciri-ciri khusus dari ikan sapu-sapu adalah memiliki bintik dengan bagian sirip yang cukup tajam. Sedangkan bagian kulit ikan ini terbilang cukup keras. Berdasarkan penelitian yang pernah dilakukan di sebuah sungai yang berada di pulau Jawa, keberadaan ikan ini memang sangat melimpah. Hal ini dikarenakan spesies ikan sapu-sapu sama sekali tidak memiliki predator.

Baca Juga : Harga Ikan Sapu Sapu

Selain itu, ikan sapu-sapu juga memiliki kemampuan dalam bertahan hidup yang sangat baik, bahkan bisa bertahan hidup dalam air yang sudah tercemar limbah. Biasanya ikan sapu-sapu akan membuat suatu lubang di bagian dasar atau di tepi sungai untuk dijadikan sebagai tempat tinggal sekaligus sarang untuk menyimpan semua telurnya saat berkembang biak.

Ikan sapu-sapu juga banyak diburu oleh masyarakat untuk dimanfaatkan sebagai ikan hias atau ikan peliharaan yang memiliki fungsi untuk membersihkan akurium dari jamur dan lumut.

Jenis ikan yang satu ini memiliki banyak sekali jenisnya, dimana setiap jenis tersebut bisa ditemukan dengan mudah di perairan Indonesia. Namun dari sekian banyaknya jenis, spesies ikan sapu-sapu yang paling banyak ditemukan di Indonesia adalah genus Pterygoplichtys. Dimanagenus ini diketahui mempunyai sekitar 22 spesies yang sudah teridentifikasi secara morfologi.

Jenis Ikan Sapu-Sapu

Jenis ikan sapu-sapu memang sangat beragam. Beberapa jenis ikan ini seringkali dibudidayakan sebagai ikan peliharaan atau ikan hias. Namun ikan sapu-sapu yang dijadikan sebagai ikan hias tentunya ikan yang memiliki tampilan menarik.

Berikut ini adalah daftar ikan sapu-sapu dengan tampilan menarik dan banyak dipelihara sebagai ikan hias:

1. Leopard Frog Pleco

Ikan LeopardLeopard Frog Pleco adalah spesies ikan sapu-sapu yang asalnya dari perairan Rio Tapajos, Brazil. Spesies Leopard Frog Pleco ini merupakan salah satu spesies ikan sapu-sapu yang banyak diburu untuk dijadikan sebagai ikan hias.

Karakteristik fisik yang dimiliki oleh spesies ini adalah bagian tubuhnya berwarna kuning dengan garis yang memiliki warna hitam melingkar. Ukuran ikan Leopard Frog Pleco dewasa bisa mencapai kurang lebih 10 cm.

2. Xingu Baryancistrus

Xingu BaryancistrusXingu Baryancistrus merupakan ikan sapu-sapu yang bisa ditemukan dengan mudah di kawasan Rio Xiungu, Brazil. Spesies ini memiliki warna dasar hitam ditambah corak polkadot yang berwarna kuning sehingga terlihat sangat unik.

Disamping itu, Xingu Baryancistrus juga mempunyai warna kuning pada bagian ujung sirip dan juga ekornya. Spesies ini bisa tumbuh panjang hingga mencapai 20 cm dan bahkan bisa lebih.

Tampilan spesies ini tak kalah cantik dengan Leopard Frog Pleco, maka tak heran jika Xingu Baryancistrus seringkali dijadikan sebagai ikan hias atau peliharaan oleh para penghobi ikan Pleco.

3. Hypancitrus Zebra

Hypancitrus ZebraHypancitrus Zebra adalah spesies ikan sapu-sapu yang habitat aslinya di sungai Xingu. Ikan sapu-sapu yang mempunyai corak garis berwarna hitam putih ini merupakan salah satu jenis ikan endemik sebagai predator ganas untuk hewan invertebrata berukuran kecil seperti larva Chironomoid.

Ukuran Hypancitrus Zebra yang sudah dewasa bisa mencapai 6 sampai 10 cm. Karena memiliki tampilan yang juga unik, spesies ikan sapu-sapu ini juga banyak dibudidayakan untuk dijadikan ikan hias.

4. Hypancistrus Inspector (Snowball Pleco)

Hypancistrus Inspector (Snowball Pleco)Hypancistrus Inspector atau Snowball Pleco merupakan spesies ikan sapu-sapu yang berasal dari Rio Negro, Venezuella. Spesies ikan sapu-sapu ini bisa bertahan didalam air dengan kadar pH 6 sampai 8.

Ikan yang sudah dewasa bisa memiliki ukuran panjang 16 cm dan bahkan bisa lebih. Ciri fisik yang dimiliki oleh jenis ikan ini adalah corak polkadot dengan warna kuning dan putih di setiap sisi tubuhnya.

Baca Juga : 7 Jenis Ikan Sapu Sapu Terpopuler

Snowball Pleco merupakan binatang dalam golongan omnivora. Meskipun demikian, ikan sapu-sapu ini juga tergolong ikan yang kurang baik dalam mengonsumsi alga.

5. Green Phantom Pleco

Green Phantom PlecoGreen Phantom Pleco adalah ikan sapu-sapu dengan bentuk unik lainnya yang berasal dari Rio Orinoco, Venezuele. Ikan yang memiliki warna hijau berbintik ini bisa tumbuh hingga mencapai panjang kurang lebih 25 cm.

Habitat asli spesies ikan sapu-sapu yang satu ini adalah air yang cukup tenang. Ikan jenis ini bisa menjadi agresif jika ditempatkan menjadi satu bersama dengan jenis ikan-ikan yang lain.

Green Phantom Pleco akan sangat cocok jika ditempatkan pada suatu area yang mempunyai tempat persembunyian seperti bebatuan atau bisa juga di dasar sunga yang telah tertimbun pasir.

6. King Tiger Plecostomus

King Tiger PlecostomusKing Tiger Plecostomus bisa mencapai panjang kurang lebih 12 cm. Ikan yang bisa ditemui dengan mudah di kawasan Rio Xingu, Venezuela ini termasuk dalam jenis hewan karnivora.
Pada dasarnya ikan sapu-sapu ini merupakan ikan yang tenang. Tetapi jika teritorinya telah diganggu maka ikan ini akan menjadi sangat agresif terutama pada spesies ikan sapu-sapu yang sama dengannya.

Karakteristik yang dimiliki oleh ikan sapu-sapu ini adalah warna hitam yang memiliki garis berwarna putih atau kuning di seluruh bagian tubuhnya.

7. Ikan Sapu-sapu Synondontis

Ikan Sapu-sapu SynondontisIkan sapu-sapu Synondontis adalah spesies ikan yang memiliki tampilan sangat unik. Masyarakat sekitar biasa menyebut ikan ini dengan nama “ikan up side down”.
Hal tersebut karena spesies ikan sapu-sapu ini seringkali berenang dengan posisi yang terbalik. Ikan ini memiliki warna yang dominan hitam cantik ditambah dengan adanya pola dan corak warna putih.

Habitat asli ikan sapu-sapu Synodontis ini aslinya berada di sungai Afrika. Untuk ukuran tubuhnya jika sudah dewasa bisa mencapai panjang 10 cm. Ikan air tawar yang mempunyai kumis seperti ikan lele ini merupakan hewan pemalu yang bisa bertahan hidup dengan cara memakan parasit dan alga yang berada di sekitarnya.

Dampak Buruk Akibat Ikan Sapu-sapu

Keberadaan ikan sapu bisa dibilang seperti dua sisi mata koin, yang dimana bisa memberikan dampak positif dan negatif. Untuk dampak positifnya, ikan sapu-sapu memiliki harga jual yang cukup tinggi karena keunikannya. Namun meski demikian, ikan ini juga memiliki dampak negatif yang akan sangat berpengaruh terhadap kehidupan baik itu fauna lokal ataupun manusia.

Seperti yang sudah disinggung diatas bahwa keberadaan ikan sapu-sapu di alam masih sangat melimpah karena tidak memiliki predator. Secara tidak langsung hal ini ternyata bisa menganggu dan bahkan membahayakan keberlangsungan hidup ikan-ikan lain yang merupakan penghuni asli di perairan tersebut.

Beberapa jenis ikan sapu-sapu yang mengancam keberlangsungan hidup ikan lain bahkan seringkali dimusnahkan. Tujuan utamanya tak lain untuk selalu menjaga kelestarian fauna asli yang hidup di perairan Indonesia. Selain itu, juga dikarenakan keberadaannya yang sangat melimpah.

Ikan sapu-sapu juga sering dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar untuk dikonsumsi. Biasanya diolah dan diproses secara khusus sehingga bisa dijadikan sebagai bahan dasar untuk olahan makanan.

Namun karena sebagian besar sungai yang berada di Indonesia sangat tercemar oleh limbah. Maka hal ini sudah pasti akan sangat membahayakan jika dikonsumsi oleh manusia.

Suatu penelitian yang telah dilakukan oleh para ahli menyebutkan bahwa daging ikan sapu-sapu yang bisa ditemukan di sungai Indonesia memiliki kandungan merkuri yang sangat berbahaya. Hal ini tentunya akan sangat membahayakan bagi kesehatan manusia, terlebih jika dikonsumsi jangka panjang.

Lebih parahnya lagi bisa mendatangkan berbagai macam penyakit. Adapun beberapa jenis penyakit berbahaya yang bisa ditimbulkan jika mengonsumi ikan sapu-sapu adalah kanker, alergi, gagal ginjal, gangguan hati, gangguan otak, lambung dan bahkan juga sangat membahayakan bagi kesehatan tulang.

Nah, itulah bahaya-bahaya dari ikan sapu-sapu yang masih jarang diketahui oleh masyarakat. Maka dari itu, keberadaan ikan sapu-sapu patut untuk selalu di waspadai dan bahkan juga sering di musnahkan oleh masyarakat sekitar.

Meskipun keberadaannya sangat mengancam, tapi tidak bisa dipungkiri bahwa ikan sapu-sapu memiliki bentuk yang sangat unik dan menarik. Sehingga sekarang ini banyak sekali masyarakat yang memanfaatkan ikan ini sebagai ikan hias.

Sekian informasi dari kami tentang bahaya ikan sapu-sapu secara lengkap dan jelas. Semoga informasi yang kami berikan selalu memberikan banyak manfaat dan menambah wawasan Anda semua.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here